PILIHAN
DMI Provinsi Kepri Tolak Gurindam 12 Digunakan untuk Nama Proyek Penataan Pesisir Kota Tanjungpinang
BUALBUAL.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepulauan Riau menolak Gurindam 12 digunakan untuk nama proyek penataan pesisir Kota Tanjungpinang.
Ketua DMI Kepri Huzrin Hood mengatakan Gurindam 12 itu nama yang mulia sehingga sebaiknya tidak digunakan sebagai nama proyek penataan pesisir Tanjungpinang.
Huzrin khawatir nama Gurindam 12 menjadi buruk akibat berbagai hal yang potensial terjadi. Contohnya, ketika ada kasus narkoba dan prostitusi di taman di kawasan Gurindam 12, maka nama baik Gurindam 12 itu menjadi buruk.
"Kalau ada kasus korupsi terungkap dalam proyek di sekitar kawasan itu, maka nama Gurindam 12 juga akan dibawa-dibawa," katanya dalam acara silaturahim dengan DMI kabupaten dan kota di Kantor Perpustakaan dan Arsip Tanjungpinang, Selasa.
Huzrin mengatakan syair karya Raja Ali Haji yang diberi nama Gurindam 12 itu bukan syair biasa, melainkan berisi nasehat. Syair itu memenuhi unsur syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat sehingga dianggap agung. Syair ini berisi tuntutan kehidupan agar manusia tidak celaka.
"Jadi jangan main-main menggunakan nama agung itu," katanya.
Huzrin yang juga pejuang pembentukan Provinsi Kepri itu mengusulkan agar pemerintah menggunakan nama Laman Bunda. Laman Bunda merupakan nama yang diberikan Pemkot Tanjungpinang pada Gedung Gonggong.
"Kami akan menyampaikan kepada Pelaksana Tugas Gubernur Kepri agar tidak menggunakan Gurindam 12 pada proyek itu," tuturnya.
Editor : ucu
Sumber : Antara/Republika.co.id

Berita Lainnya
Daerah di Riau Ramai-ramai Ingin Pemekaran, Tim Inisiator Pemekaran Bakal Temui Legislator di Senayan
Bawaslu Riau: Jangan Terjadi Lagi, Kepala Daerah yang Deklarasi Dukung Jokowi Hanya Sekedar Ditegur
Penurunan Elektabilitas Versi Jokowi Kompas, Pengamat Keheranan
Presiden Jokowi Burung Saya tidak menang Ya sudah kalah, mau gimana lagi
Nonton Bareng Debat Capres ke II TKD Jokowi-Maruf Riau Mulai Dilakukan
Ketum PWI Atal S Depari Minta Presiden Jokowi Jangan Gunakan KUHP Buat Penjarakan Wartawan
Merasa Hukum Tidak Adil, Habib Bahar Sebut Ini tak Lepas Dari Peran Jokowi 'Tunggu Saya Keluar'
Jokowi Ke Riau Februari Nanti Lakukan Replanting Sawit
Kritik Gelar Adat Untuk Jokowi, Syarwan LAM Riau Dahulu yang Menjunjung Tinggi Musyawarah
Menkeu Tegaskan Negara Saat Ini Prioritaskan Anggaran Covid-19, Bukan THR dan Gaji 13 PNS
Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf, Forum Ulama Muda Tasikmalaya
Kasus Meikarta, Demiz Jaminkan Kepala ke Jokowi Karena Luhut & Mendagri Ikut Campur