PILIHAN
Ma'ruf Amin Dilema, Antara Jadi Rais Aam PBNU atau Cawapres Jokowi
BUALBUAL.com, Cawapres Ma'ruf Amin sudah menyatakan mundur sebagai Rais Aam PBNU. Pengunduran diri itu setelah Ma'ruf ditetapkan KPU sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo.
Ma'ruf mengaku, selama beberapa bulan lalu, ia dihadapkan dengan pilihan sulit. Pilihan antara bertahan sebagai Rais Aam atau menerima tawaran sebagai cawapres.
"Beberapa bulan terakhir saya dihadapkan pada situasi amat sulit yang harus saya pilih salah satunya. Tugas Rais Aam merupakan amanah yang amat mulia bagi semua kader NU tak terkecuali saya. Namun di sisi lain, ada situasi saya sebagai kader NU yang tidak bisa menghindar," ucap Ma'ruf di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).
Namun, pada akhirnya setelah melakukan konsultasi dan meminta arahan serta saran kepada masyaikh (guru) dan para kiai, Ma'ruf memantapkan diri menerima tawaran sebagai cawapres.
Sebab hal ini merupakan kesempatan membawa manhajul fikr (metode berpikir) dan manhajul harakah (metode gerakan) NU ke ranah yang lebih luas yaitu bangsa dan negara.
"Saya dididik di lingkungan pesantren yang memegang teguh keyakinan bahwa apabila bangsa dan negara memanggil untuk mengabdi maka siapa pun harus tunduk dan patuh," ujar Ma'ruf.
Namun, Ma'ruf mengakui belum sepenuhnya menjalankan seluruh amanat sejak menjabat sebagai Rais Aam pada 2015 lalu. Untuk itu, ia meminta KH Miftachul Akhyar sebagai Wakil Rais Aam untuk meneruskan perjuangannya.
"Dalam hitungan saya selama lima tahun periode kepengurusan, program kerja amanah muktamar NU di Jombang harus sudah terlaksana semua. Tapi rupanya Allah SWT berkehendak lain. Azam saya untuk menuntaskan amanah tersebut sulit untuk terlaksana," tutur Ma'ruf.
"Perlu saya sampaikan bahwa di mana pun dan sampai kapan pun saya adalah kader Nahdlatul Ulama. Pilihan saya ini merupakan perjuangan baru untuk kemaslahatan yang lebih luas," tutupnya.***
Sumber: kumparan.com

Berita Lainnya
Menteri Agama: Anak-anak dan Lansia Masih Dilarang Pergi ke Rumah Ibadah
Istana Bantah Jokowi Kampanye Lewat Iklan di Bioskop
Pembunuhan Wamena Bukti Jokowi Gagal Lindungi Hak Hidup Rakyat, Kalau Di Jepang Pasti Sudah Mundur, Indonesia Presiden Masih Bisa Senyum
Jokowi Unggul Disejumlah Lembaga Survei, BPN Prabowo-Sandi Teringat Ahok di Pilkada DKI
Anies Beri Izin Munajat 212 di Monas, TKN Jokowi Protes
Kapolsek Mengaku Diperintahkan Kapolres Untuk Galang Dukungan ke Jokowi 01
Netizen BerBUAL Viral, Anak-anak Riau Berpose 2 Jari Saat Foto dengan Presiden Jokowi
Berikan Pemahaman ke Aparatur, BPSDM Kemendagri Sosialisasikan Aplikasi SAKTI
Kapitra Ampera Sebut Target Reuni 212 Untuk Jatuhkan Kredibilitas Jokowi
Tak Buka BB OTT Bowo KPK Agak Aneh, Kubu Prabowo Curiga Amplop Serangan Fajar Berkaitan Kubu Jokowi
Presiden Jokowi Kesal Selalu Dituduh PKI: Saya Cari Orangnya, Mau Saya Tabok!
Cafe Monaco Tanjungpinang yang Berkonsep Restoran Bintang Empat "Makanan Khas Eropa dan Asia Jadi Favorit"