PILIHAN
Karhutla Kembali Marak di Riau, Titik Api Meningkat
BUALBUAL.com - Titik panas di provinsi Riau kembali marak. Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, hari ini terdeteksi 73 hotspot (titik panas) di Riau.
Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki, mengatakan bahwa hotspot tersebut tersebar di 12 Kabupaten/Kota di bumi lancang kuning.
"Titik panas tersebar di 12 Kabupaten/Kota. Terbanyak itu ada di Pelalawan," ujar Marzuki, Selasa (20/8/2019).
Ia merincikan, di Bengkalis terdapat 3 hotspot, Kepulauan Meranti 2 titik, Kampar 8 titik, Dumai 1 titik, Kuansing 2 titik, Pelalawan 23 titik, Rohil 2 titik, Rohul 3 titik, Siak 1 titik, Inhil 17 titik, Inhu 10 titik dan Pekanbaru 1 titik.
"Dari jumlah tersebut, 44 titik diantaranya dipastikan adalah kebakaran hutan dan lahan. Karena 44 titik tersebut memiliki level konfidence di atas 70 persen, yang berarti itu bisa dipastikan titik api," cakapnya.
Lebih lnajut Marzuki menjelaskan, 44 titik api itu berada di Kepulauan Meranti 2 titik, Kampar 4 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 15 titik, Rohil 1 titik, Siak 1 titik, Inhil 12 titik, Inhu 7 titik dan Pekanbaru 1 titik.
"Kita imbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," imbaunya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Usai Diperiksa Selama 28 Jam, Kivlan Ditahan di Rutan Guntur
Lima Atlet Karate Pelalawan Berjaya di Negeri Jiran
Jeratan Narkoba, Sepekan 11 Pelaku Diringkus Polres Siak
Tambahan Kuota 10 Ribu Jemaah Haji Untuk Indonesia Gagal Terwujud, Ini Penjelasan Menag
Naas! Dua Pemuda Kec Gaung Inhil Tewas Terjepit Tongkang Saat Mencari Ikan
Asian Games 2018, Abdul Malik Persembahkan Emas Ke-20 bagi Indonesia
Beri Arahan Singkat, Panglima TNI Sebut Pekan Depan Tim TMC Sudah Turun ke Riau
Dandim 0314 Inhil: Karnaval Budaya Harus Tetap Dilestarikan
Nelayan Hilang di Perairan Sungai Indragiri ditemukan Tim BASARNAS
Wah!!! Mata Uang Venezuela Tak Berharga, Uang Kertas Diubah Jadi Barang Kerajinan
Milad ke-26 HPPMS-R, Robiyanto: Satu Barisan, Satu Tujuan, Bersama Menjaga HPPMS-R
Sempat Tertembak Bius, Harimau Bonita di Inhil Kembali Kabur