PILIHAN
Akademisi Kembangkan Program Inovasi Jajanan Berbasis Ikan
BUALBUAL.com - Program kreatif dan inovasi menjadi hal yang terus dikembangkan saat ini. Hal ini diwujudkan dengan pengembangan dan pembinaan dari Dosen Universitas Riau yang mengembangkan usaha makanan jajanan berbasis ikan di desa Sungai Paku Kabupaten Kampar.
Komitmen dan kreasi tersebut ternyata mendapat respon positif dari masyarakat dan stakeholder terkait. Pasalnya, selain memberikan ilmu dan inovasi tentang alih tekhnologi, produk jajanan berbasis ikan juga dapat mendukung peningkatan perenomian masyrakat.
Prof Dr Dewita MS yang merupakan salah satu Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau itu yang ikut dalam inovasi dan pengembangan produk tersebut bersama enam dosen lainnya. Mereka diiberi amanah untuk mengemban tugas membina desa Sungai Paku Kabupaten Kampar sejak 2018 dan dilanjutkan pada tahun kedua (2019) dengan program pengembangan produk makanan jajanan berbasis ikan dan bahan baku lokal.
Hal ini juga menjasi bagian dari program hibah ini dilaksanakan oleh 6 orang dosen berasal dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Ekonomi Bisnis Univeritas Riau, yakni Dr Andarini Diharmi MSi, Ir Suparmi MSi, Ir Syahrul MSi, Dr Rahman Karnila MSi, Drs Edison, MSi dan Restu, SE MSi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan keterampilan mitra yang berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok yang berjumlah 10 orang dengan nama “Kasih Bunda”. Adanya makanan jajanan berbasis ikan ini masuk ke sekolah mendapat respon positif oleh pihak sekolah dan masyarakat,” paparnya, Sabtu (7/9/2019).
Respon positif didapat karena siswa mendapat makanan jajanan yang sehat dan bergizi, namun diharapkan harganya terjangkau oleh siswa. Diharapkan pengembangan dan inovasi produk yang bergizi tersebut dapat dikembangkan dengan beragam variasi dan inovasi.
LPPM Universitas Riau sejak tahun 2018 menyediakan dana hibah Desa Binaan bagi dosen Universitas Riau selama 5 tahun dengan catatan setiap tahun dievaluasi kinerjanya. Hal ini juga menjadi momen positif bagi para akademisi untuk mengembangkan ilmu dengan mengaplikasikannya di masyarakat. ***(MCR)

Berita Lainnya
Sekda Bustami Sampaikan Lima Point Penting Dalam Penanggulangan Bahaya Asap
Viral Video Wanita di Pekanbaru yang Kepala Tak Berhenti Bergoyang dan Pacar Akan Direhabilitasi
Jawab Kapitra, GNPF-U: Saya Masih Pengacara Habib Rizieq
Wudhu Tidak Sah otomatis Sholatnya Tidak Sah, Sandiaga Uno Ulama?
Eggi Sudjana Laporkan Kapitra Ampera, Polisi Diminta Dikebut Seperti Kasus Bahar Smith
20 Peserta Duta Budaya Melayu Resmi Dikukuhkan
Agus Kaget Saat Tahu Pemprov DKI Punya Saham di Perusahaan Bir
Masyarakat Bangko Rohil Mengeluh, Banyak Jalan Poros Rusak Akibat Aktivitas Kederaan Pt. PKS
Ketua MUI Riau : Terimakasih TNI-Polri Rasa Aman Ini
Ada Harimau Melintas, BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Tol Muara Fajar Minas
BUAL INFOGRAFIS: Kronologi Tsunami Hantam Banten dan Lampung
Sadis Ayah Bunuh Anak Kandungnya Sendiri Di Desa Sorayya Mandiri Kec Mandah - Inhil