PILIHAN
Selama 7 Tahun, Ada 200 Ribu Kendaraan di Riau Tak Bayar Pajak
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah melakukan pendataan pemisahan kendaraan yang tidak membayar pajak dalam kurun waktu 7 tahun. Jumlahnya cukup mencengangkan.
"Kita sudah lakukan pemisahan database kendaraan yang umurnya 7 tahun belum bayar pajak," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Indra Putrayana, Ahad (13/10/2019).
Indra mengatakan, kategori kendaraan tersebut terdapat 20 persen atau 200 ribu unit dari total 1 juta kendaraan yang belum bayar pajak di Riau.
Karena itu, Indra mengingatkan agar kendaraan kategori itu segera melunasi tunggakan pajaknya. Sebab saat ini Korlantas sedang mensosialisasikan rencana penghapusan data kendaraan yang tidak melakukan registrasi ulang kendaraannya selama tujuh tahun.
"Kalau aturan ini diberlakukan tahun depan, maka masyarakat yang memiliki kendaraan mewah seperti mobil Land Cuiser akan menjadi barang pajangan di rumah, karena kalau dibawa keluar dianggap barang tak bertuan (bodong)," terangnya.
Kendaraan seperti itu, sebut Indra, maka tidak ada lagi pumutihan kalau data registrasi kendaraan sudah dihapus.
"Makanya sebelum diberlakukannya perlu kita sosialisasikan. Misal si A belum bayar pajak selama 5 tahun, kami akan surati sampai tiga kali agar segera melakukan registrasi ulang. Kalau sampai tiga kali tak juga kita putusan hubungan," ujarnya.
"Kita sudah kantongi kendaraan seperti ini. Jadi kalau aturan ini diberlakukan kita tinggal memberikan datanya kepada pihak Korlantas," pungkasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Demokrat Sebut: Soal Korupsi Surya Paloh dan NasDem Ternyata Pembohong
Sugeng Terlihat Khusuk Baca AlQuran, Sebelum Dieksekusi ke Rutan Sialang Bungkuk 'Terpidana Tindak Pidana Pemilu'
Tiga Naga Diungang untuk Survei Stadion dan Fasilitas di Tuban
Dihari Ulang Tahun, HIPMI RIAU, Kirim Kue Tar dan Ucapan Selamat kepada Bapak Rusli Zainal
Soal Gaji PPPK dari Honorer K2, Begini Penjelasan Terbaru Kepala BKN
Pj Ketua TP PKK Riau, Harap Melalui Kerja Sama Prevalensi Stunting Menurun
Jejak Harimau Mengarah ke Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim 'BBKSDA Riau Turunkan Tim ke GS 5 PT Chevron'
Ini Harapan HM. Wardan Kepada IKA UR Kab Inhil
Peduli Korban Gempa dan Tsunami Sulteng, AJO Indonesia DPD Kepri Galang Donasi
Seorang Kakek Tuna Wisma, Ditemukan Meninggal Dunia di Emperan Toko Pekanbaru
DPRD Inhil Mendagri: 314 Wilayah Pemekaran Dipastiakan Tunda Termasuk INHUT dan INSEL Pemerintah Fokus pembangunan infrastruktur
Bisa Berdampak ke Ujian Nasional, Jika Aksi Demo Guru Pekanbaru Berlanjut