PILIHAN
Kaban Diklat Kejaksaan RI Sambangi Kantor Kejati Riau
BUALBUAL.com - Kepala Badan Diklat (Kaban Diklat) Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi menyambangi Kantor Kejaksaan Tinggi Riau selaku pelaksana Reformasi Birokrasi di satuan kerja Korps Adhyaksa, sebagai aksi strategi nasional dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kehadiran Setia Untung selama dua hari di Bumi Lancang Kuning sejak Kamis-Jumat (20-21 Februari 2020) ini untuk memberikan motivasi dan sosialisasi penguatan dalam pembangunan Zona Intergritas sebagai tuntutan dari Program Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
"Saya hadir di Kejati Riau untuk memberikan semangat dan motivasi dalam pembangunan Zona Integritas, menuju WBK/WBBM. Mengingat dua Kejari di wilayah hukum Kejati Riau telah memperoleh predikat WBK, yakni Kejari Pekanbaru dan Kejari Kuansing," ungkap Untung dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (21/2/2020).
Dua Kejari, sebagai satuan unit kerja Kejati Riau yang telah berpredikat zona integritas WBK, Untung berharap agar tahun ini, kedua Kejari itu predikatnya bisa meningkat menjadi zona integritas menuju WBBM.
"Dimana pembangunan ini tujuannya adalah, para aparat Kejaksaan di daerah bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Bagaimana membuat sistim kerja yang cepat, memberikan sistim kerja pelayanan kepada para pencari keadilan," unkapnya.
Terkait sosialisasi Zona Integritas menuju WBK/WBBM dilingkungan Kejati Riau, Setia Untung berharap agar secepatnya menjadi agen perubahan sesuai 7 arahan Jaksa Agung Burhanuddin dalam program kelimanya.
"saat pengarahan sesuai 7 program Pak Jaksa Agung pada bagian ke lima tertulis menciptakan mekanisme pengawasan yang ketat untuk menjaga konsistensi pelaksanaan zona integritas WBK/WBBM," ucapnya.
"Karenanya saya juga menghimbau agar secepatnya, setidaknya dua bulan kedepan sudah siap, minimal yang harus dibangun, komitmen, dan konsistensi dari jajaran internal Kejati Riau dulu, agar dapat menjalankan bahwa di Riau harus maju," sambung dia.
Pasalnya kata Setia Untung yang pernah menjabat sebagai Kejati Riau ini, Kejaksaan tidak lagi dilayani tapi sebagai intansi yang melayani, karena itu diminta jajaran kejaksaan dimanapun berada dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"karena itu saya mengajak jajaran Kejaksaan untuk merubah mindset dengan pradigma baru ditengah kemajuan jaman dan era teknologi ini dengan membangun sistem kerja cepat, tepat dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan para pencari keadilan," tutur dia.
Karennya dia menghimbau jajaran Kejati Riau dan Kejari di wilayah itu harus bisa meraih predikat zona integritas menuju WBK/WBBM dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, disisi lain diinternalpun harus juga bisa saling melayani.
"Misalkan dalam proses usulan kenaikan pangkat harus cepat, kemudian ada pegawai yang berprestasi ya harus diberikan reward yang melanggar diberikan punishment (hukuman)," imbuh Dia yang didampingi Kepala Kejati Riau, Mia Amiarti.
"Saya lihat saat memberikan arahan sepertinya semangat sekali untuk melakukan perubahan. Dan penting lagi media sebagai mitra kerja harus memberikan informasi yang terbaik dan turut ikut menjaga lembaga ini agar lebih baik," tandas Setia Untung.
Sebagaimana diketahui Badiklat Kejaksaan dibawah Komando Setia Untung Arimuladi telah berhasil membawa kampus kejaksaan itu dalam memperoleh predikat zona integritas WBK/WBBM, tak ayal dengan prestasi ini Setia Untung pun menularkan kepada seluruh jajaran Kejaksaan dimanapun berada, sesuai arahan Jaksa Agung Burhanuddin agar melakukan Reformasi Birokrasi.
Bahkan berbagai lembaga diklat seperti Diklat Mahkamah Agung dan Badan Pengembangan SDM Hukum dan HAM (BPSDM) Kementerian Hukum dan HAM melakukan studi tiru ke Badiklat yang terletak di kawasan Ragunan tersebut. Tak hanya lembaga atau intansi dalam negeri, dari luar negeri pun melakukan yang sama untuk melihat dari dekat pemanfaatan teknologi yang dilakukan Badiklat Kejaksaan.

Berita Lainnya
Hasto PDIP: Gloria Kena Imbas Kasus Dwi Kewarganegaraan Pejabat
Puluhan Turis Kunjungi Destinasi Ekowisata Mangrove di Desa Bokor Meranti-Riau
Hingga Hari ke-3, Baru 20 Orang CPNS Inhil Mencapai Passing Grade
Petani Ucapkan Alhamdulillah, Baru Sehari Pak Wardan Kembali Jabat Bupati, Harga Kelapa Naik
Diduga Terkait Aksi Serangan di Polda Riau, Densus 88 Anti-teror Geledah 5 Tempat di Dumai
Apa itu KIM, Dan Apa Fungsinya KIM Yang Baru Saja di Lantik HM. Wardan Mau Tahu Baca Disini
KPU RI: Surat Suara Baru Dicetak Awal Januari Tahun Depan
Gubernur Riau Batalkan Lelang 10 Paket Kegiatan DAK Fisik
Setelah Ditangkap Ternyata Pengedar Sabu-sabu 'Lari Lihat Polisi Patroli'
Kisah Pilu Ibu Misca Mancung Makan Pakai Cabei dan Garam, Kerja Seharian Diupah Rp50 Ribu
Setelah Memangsa Orang, Buaya Raksasa Ini Mati