Tak Miliki BPJS, Korban Kebakaran Warga Keritang Inhil Butuh 20 Juta Untuk Biaya Operasi
BUALBUAL.com - Setelah kejadian musibah yang menimpa keluarga besar Aris Padilah (47) hingga harus di bawa ke rumah sakit dan kondisinya saat ini sudah mulai membaik.
Diketahui bahwa Aris Padilah merupakan buruh kebun duku milik warga desa pasar kembang kota baru Kecamatan Keritang dan memiliki dua orang anak dari buah cintanya dengan istrinya.
Dalam kejadian yang menimpanya yakni rumah terbakar beserta isi rumahharus mendapatkan mendapatkan perawatan medis yang sangat intens sampai di oprasi karena mengalami luka yang serius.
Rusni kakek mertua Aris Padilah mengatak bahwa kondisi cucu dan anaknya saat ini sudah mulai membaik walaupun masih di selimuti perban di tubuhnya.
"Alhamdulillah, sudah ada kurangnya, ya walaupun di bungkus perban di seluruh badan nya," ucapnya.
Saat media berbicara dengan kakeknya terdengar suara Aris Padilah menenangkan anaknya yang sedang menangis dan sambil membacakan ayat suci Al-Quran agar tenang.
Setelah berbincang-bincang Rusni berharap mendapatkan bantuan dan ukuran tangan untuk biaya pengobatan cucu dan anaknya, apa lagi biaya operasi tersebut mencapai kurang lebih Rp. 20 Juta."Kami berharap semoga bisa mendapatkan bantuan untuk biaya nya, karena samapai saat ini keluarga Aris Padilah belum punya BPJS," harapnya. (*)

Berita Lainnya
Belum Satu Suara, Soal Rencana Penghapusan Insentif Guru Swasta
15 Regu DLHK Riau Siapkan untuk Padamkan Karhutla
PN Rohil Dan PT Pekanbaru Gelar Rapat, Saksi dan JPU Terlantar
Tinjau Stadion Utama, Ini Catatan PSSI yang Harus Diperbaiki Pemprov Riau
Dokter Sebut Salman Geger Otak, Pasca Ditimpa Pagar Sekolah SDN 121 Pekanbaru
Imigrasi kelas II TPI Siak peringati hari bhakti imigrasi ke 69
Bolehkah Mencium Tangan Orang Lain Sebagai Bentuk Penghormatan? Ini Jawaban Ustaz Khalid
Berikut Susunan Jadwal SBY Selama 4 Hari di Riau
Ayah Cabuli Putri Tirinya saat Istri Sedang ke Pasar
Bupati Inhil Ikuti Pembacaan Doa Peralihan Tahun 1440 H - 1441 H
OSO Kembali Gugat KPU, dan Hadirkan Tiga Saksi Fakta Serta Dua Ahli
Dinas PUPR Riau Anggarkan Rp200 Juta untuk Pengadaan Drone