PILIHAN
Ada 460 Sesi, Kuliah Online Unilak Telah Diikuti 4.420 Mahasiswa
BUALBUAL.com - Pasca diberlakukannya kuliah tanpa tatap muka dan beralih ke daring (online) sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan Universitas Lancang Kuning, sejak Senin (16/3/2020) hingga Kamis (19/3/2020), proses kuliah online telah diikuti oleh 4.420 mahasiswa dengan 460 sesi kuliah.
Hal tersebut dipaparkan oleh Wakil Rektor I Unilak Bidang Akademik Zamzami SKom MKom. Ia mengatakan, untuk memfasilitasi sistem pembelajaran daring ini Unilak telah menyediakan beberapa fasilitas diantaranya peningkatan kecepatan internet, tutorial dan sosialisasi untuk mahasiswa dan dosen.
Ditambahkan Zamzami bahwasanya sebelum ada kasus penyebaran virus corona, sejak awal tahun 2017 Unilak telah menggunakan Blended Learning (kuliah tanpa tatap muka), dan bahkan telah dilakukan sosialisai ke seluruh fakultas dan pasca sarjana.
Lewat aplikasi Moodle yang merupakan salah satu learning management system, dosen bisa menggunakan beberapa kemudahannya yaitu ada class room, chating, diskusi, quiz dan lain lain.
Sebagai informasi MOODLE (Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy.
"Dengan situasai sekarang ini, terjadinya peningkatan kuliah online, dalam tempo empat hari saja ada 4.420 mahasiswa yang telah kuliah online (tanpa tatap muka) dengan 460 sesi kuliah. Maka dengan adanya intruksi rektor Unilak seluruh perkuliahan beralih ke daring maka jumlah mahasiswa dan sesi kuliah akan terus bertambah. Dan kita bersyukur Unilak telah lama menyiapkan teknologi ini sebagai bagian dari kemajuan teknologi dan Unilak mengikuti perkembangan zaman. Dengan sistem daring ini, Unilak memberikan keleluasan kepada dosen untuk aktifitas perkuliahannya," sebut Zamzami.
Dosen Fakultas Ilmu Komputer Unilak Didik Siswanto.M.Kom di hari Senin hingga Jumat telah menggunakan kuliah online, dihubungi Jumat (20/03) ia mengatakan sudah sejak lama menggunakan kuliah online, tapi sejak situasi seperti ini tiap hari kuliah di lakukan online. Banyak kemudahan yang didapat dari kuliah online. "Kalau dilihat, mahasiswa saya menyukai kuliah online mungkin karena generasi z atau milenial," tutupnya. (MCR/Jef)

Berita Lainnya
Said Syarifuddin: Ketua Umum IKA UR Inhil Lantik Pengurus IKA UR Kecamatan Kemuning
Dinkes Provinsi Riau Umumkan Satu Pasien Dinyatakan Positif Mengidap Virus Corona
Antasari: menangis mengatakan sudah bebas Saat Ziarah makam orang tuanya
International Women Day, PHR Kedepankan Inklusi Bagi Perempuan dalam Berkarya
Di Masa Kepemimpinan Wardan Tokoh Masyarakat Pulau Burung Nilai Beliau Menepati Janji
Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Perairan Meranti Riau
Pemkab Tegaskan Advertorial Kerjasama Media Tetap Dibayarkan
BNN Sebut Taiwan Sering Seludupkan Sabu Ke Indonesia
Kasus Pemukulan yang dilakukan Oknum Satpol PP, Ade Hartati: Aparat Hukum Kampar Jangan Memihak
Hanya Untuk Rekam Biometrik Visa Umroh, Munarto Harus Nempuh Perjalanan 14 Jam Dari Pedalam Inhil ke Kota Pekanbaru
Investor Asal Singapura Bakal Kelola Stadion Utama Riau
Masyarakat Bisa Cek Langsung Produk Legal atau Ilegal "Melalui Aplikasi BPOM"