PILIHAN
Bahas Penyusunan Anggaran Tangani Corona, Pemprov Kepri Gandeng Kejaksaan
BUALBUAL.com - Penanganan dan pencegahan virus corona di Provinsi Kepri akan menggunakan anggaran tidak terduga. Namun Pemprov Kepri kesulitan menyediakan peralatan untuk kebutuhan menangani virus corona, karena naiknya harga sejumlah barang. Untuk itu Pemprov Kepri akan berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi Kepri.
“Saat ini harga di pasaran sudah naik. Yang biasanya Rp 5 ribu, sekarang jadi Rp 27 ribu. Itu dimasa mendatang bisa menjadi masalah. Karena pemeriksaan dilakukan tahun depan, saat masalah ini (corona) mungkin sudah selesai,” sebut Muhammad Hasbi, Asisten III Pemprov Kepri, Kamis (19/3).
Untuk itu Pemprov Kepri akan menggandeng Kejaksaan Tinggi Kepri, untuk melakukan pendampingan. “Nanti kita minta pendampingan dari Kejaksaan dan Inspektorat, bagaimana bagusnya,” sebut Sekda Kepri, H.T.S. Arif Fadillah.
Padahal tak sedikit barang yang harus dipenuhi, untuk menangani virus corona ini. “Ada beberapa barang yang harus kita sediakan. Termasuk untuk kebutuhan melacak atau tracing orang-orang yang harusnya dalam pemantauan (ODP) itu,” sebut Tjetjep Yudiana, Kadis Kesehatan Kepri.
Saat ini Dinas Kesehatan sudah menemukan distributor yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hanya saja barang yang terdekat harus didatangkan dari Singapura. “Nanti kita minta langsung didatangkan di Pinang, tidak lewat Batam,” tambah Tjetjep. (Diskominfokepri)

Berita Lainnya
Rombongan kafilah dari Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, mengikuti Pawai MTQ Kabupaten Rohil
Kadiskes Sebut Provinsi Riau Masih Aman dari Virus Corona
Untuk Pengusaha Pro Prabowo-Sandi di Riau, Ini Pesan Erwin Aksa
Pemprov Riau Siapkan Alternatif, Subdisi LPG 3 Kg Bakal Dihapuskan
Hina UAS,Polda Riau Tetapkan JB Sebagai Tersangka
KPU Inhil Coret 38 Nama Bacaleg
Kios TPS Pedagang Plaza Sukaramai Dibongkar Paksa
Kabar Gembira Bagi ASN, Sekda Inhil: Gaji 13 Akan Cair 1 Juli 2019 Berikut Gaji Terendah dan Tinggi yang Didapat!
Ali Azhar: Suksesnya Pilkada, Tanda Suksesnya Masyarakat Inhil
Ayah Kabur, Nasib Sedih Bocah Kelas 1 SMP di Pelalawan Urus 4 Adiknya Usai Ibu Meninggal
Pelamar CPNS Diminta Hati-Hati, Beredar Pesan Penipuan Pembagian NIP Lewat WhatsApp
Riau Mau Ngutang ke PT SMI untuk Bangun Jalan