PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Ketua Komisi II DPRD Kepri Ing Iskandarsyah Minta BUMD Tidak Pikirkan Keuntungan Disaat Merebaknya Covid-19
BUALBUAL.com, TANJUNGPINANG - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau, Ing Iskandarsyah meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk tidak memikirkan keuntungan disaat merebaknya Virus Covid 19.
Hal tersebut ditegaskan setelah BUMD Tanjungpinang masih memungut Biaya retribusi sewa lapak Pasar, Anjung Cahaya, Melayu Squer, dan Akau Potong Lembu kepada para pedagang.
"Saran saya untuk BUMD terkait dengan biaya lapak - lapak digratiskan saja untuk bulan ini. Karena untuk makan saja mereka masih sulit disaat seperti ini (Pandemic Covid 19)," tegas Ing Iskandarsyah kepada awak media, Senin(30/3) di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kepri.
Iskandarsyah BUMD itu bagian dari Pemerintah Daerah yang sahamnya Milik Pemerintah Daerah. Tetapi, BUMD itu ada UU Perseroan.
"BUMD itu adalah harta yang dipisahkan pertama dia plat merah, yang kedua dia berlaku UU Perseroan. Kalau dia punya pemerintah daerah dia harus stor ke Pemda ini kan tidak, kalau dia ada untung baru dia stor pemerintah. Jadi retribusi jangan terlalu dibebankan kepada Pedagang," bebernya.
Untuk itu, Iskandarsyah menyarankan agar keuntungan BUMD tidak perlu lagi distorkan kepada Pemerintah Daerah. Sehingga dapat dialihkan ke Biaya Operasional BUMD sepanjang Pandemic Covid 19 ini.
"Sekarang orang takut ke pasar lebih bagus sekarang digratiskan dulu. Lebih bagus uang sewa itu untuk pedagang membiayai hidup disaat pandemic covid 19," pintanya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Fahmi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah mendapat surat Asosiasi Pedagang terkait dengam keluhan tersebut.
Tetapi, Ia belum bisa memutuskan langkah yang akan diambil karena masih harus menunggu keputusan Walikota Tanjungpinang selaku komisaris utama BUMD Tanjungpinang.
"Kalau kami mengikuti saja saja, kalau Pemko Bilang mengratiskan sewa lapak selama adanya wabah Covid 19, akan kita ikuti. Asal gaji karyawan kami terpenuhi," ungkap Fahmi kepada awak media di Ruang Rapat Kantor BUMD Tanjungpinang, Jumat(27/3).
Karena kata, Fahmi selama ini untuk biaya operasional BUMD masih mengandalkan dari biaya sewa lapak dan Pas Pelabuhan.
"Kalau untuk mengeratiskan saya rasa belum bisa karena kita juga harus memikirkan biaya operasional kita seperti gaji karyawan, biaya air, listrik dan lain - lain," bebernya.
Laporan: Pian

Berita Lainnya
Dirawat di RS Santa Maria Pekanbaru: Bupati Amril Mukminin Jenguk dan Doakan Anggota DPRD Bengkalis H Asmara Lekas Sembuh
Minta Kader PDIP Solid di Pilpres, Puan: Perintah Pemenangan Sudah Turun dari Ibu Mega. Menang Hattrick
Dari Gerindra, Hardianto Bakal Jadi Wakil Ketua DPRD Riau
Komisi III DPRD Bengkalis Prihatin dengan Asrama Mahasiswa Sri Junjungan Kabupaten Bengkalis di Bogor
Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto Terima Kunjungan DPRD Bengkalis
Hadir Pelantikan BPD se-Kecamatan Pelangiran, Begini Pesan Ketua DPRD Inhil
Anggota DPR RI Achmad Salurkan 2000 Paket Sembako Untuk Warga Korban Banjir di Rohul
Pansus DPRD Sampaikan Laporan kepada Pimpinan
Wabah Virus Corona Mengancam, DPRD Riau Minta Pemprov Liburkan Sekolah dan Kampus
Hingga Kedaluarsa Kasus Suap, KPK Bertemu Anggota DPRD Riau, Jeratan Hukum Dua Ketua DPRD
Jalan Provinsi di Daerah Banyak Rusak, Dewan Inhil Desak BPKP Audit Anggaran Pembangunan
CSL dan Ketum Golkar Bagikan 25 Ton Beras Buat Warga Kurang Mampu di Kepri