Pemkab Kuansing Batalkan Kegiatan MTQ Kabupaten, Pacu Jalur Rayon Hingga Mandi Balimau
Sejunlah agenda besar daerah yang telah ditunggu-tunggu masyarakat pun terkena terimbas virus yang pertama kali meruyak di Wuhan negeri tirai bambu Tiongkok tersebut.
"Semua agenda besar Kita yang ada dalam masa tanggap Wabah Corona dibatalkan. Tidak hanya ditunda namun dibatalkan," kata Sekda Kuansing, Dianto Mampanini, Rabu (1/4/2020).
Iven besar itu antara lain MTQ tingkat kabupaten, pacu jalur rayon kecamatan, mandi balimau, safari ramadhan dan beberapa iven pariwisata.
"Iven itu sudah pasti Kita batalkan karena berada dalam masa tanggap wabah Corona," tegas Sekda.
Bahkan pacu jalur tradisional iven nasional ditepian Narosa katanya juga belum jelas nasibnya.
"Memang akhir bulan Agustus namun kepastian dibatalkan atau ditunda hasil evaluasi dilapangan terhadap perkembangan virus Corona ini,"sebutnya.
Masalahnya pacu jalur iven nasional dihadiri banyak orang, ratusan ribu termasuk dari luar baik dari kota di Sumatera dan Jawa. Termasuk juga pedagang yang datang dari berbagai daerah.
"Jadi batal atau ditunda melihat kondisi dilapangan. Juga evaluasi pemerintah pusat dan provinsi secara menyeluruh,"katanya. (KTC/RLC)

Berita Lainnya
Inilah Persyaratan Seleksi Eselon II Pemkab Inhil Yang Akan diisi
Habib Rizieq Batal Pulang Ke Negara Indonesia
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir, Kubu Prabowo Nilai Berbau Politis
Mau Punya Uang Rupiah Desain Baru? Ayo Ditukar Disini...
Para Pengemis Merajalela Di Kota Tembilahan Peran Dinas Sosial di Pertanyakan
Siang Ini Gubri Serahkan Bantuan Keuangan Desa dan Kecamatan
Supir Speed Boat: Jarak Pandang Berkisar 500 Meter, Kabut Asap Tebal Mulai Selimuti Perairan Inhil
Keluhan Masyarakat Larangan Sepeda Motor Lewat Flyover, Polisi Rencanakan Sistem Jam
Pengurus LAMR dan PP Kemuning Dilantik, Wardan: Jalanlah Sesuai AD/ART
Ketua TP-PKK Inhil Zulaikhah Wardan: Dengan Jombore ini Bisa Memompa Semagat Kita Semua
Menangkan Pilkada 2018, PDI Perjuangan Inhil Gelar Rakercabsus
Bantah Rusak Bendera di Riau, PDIP Malah Sindir Balik Bus Mewah Demokrat