PILIHAN
Cegah Penyebaran Virus Corona 13.430 Napi dan Anak Dibebaskan
BUALBUAL.com - Sebanyak 13.430 narapidana dan anak telah dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi pada Rabu (1/4) hari ini. Langkah ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) yang overcrowding.
"Mulai tadi pagi sampai sore ini tercatat sudah 13.430 seluruh Indonesia. Yang keluar dengan asimilasi 9.091, yang keluar dengan program integrasi sejumlah 4.339," kata pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Nugroho melalui video conference di Jakarta, Rabu (1/4).
Nugroho menyampaikan, pihaknya berencana bakal mengeluarkan warga binaan sebanyak 30.000 melalui program asimilasi dan integrasi. Hal ini sebagaimana Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi, dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.
Yasonna, lanjut Nugroho, sudah memberikan peringatan keras terhadap jajarannya agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli) dalam hal pengeluaran dan pembebasan warga binaan. Menurutnya, pihaknya juga bakal mengambil tindakan tegas terhadap petugas yang terbukti memanfaatkan situasi dengan mengambil pungli.
"Tidak boleh ada pungli, tidak boleh ada penjarahan," tegasnya.
Lebih jauh, Nugroho berujar pihaknya akan memberikan penjelasan terkait bahaya COVID-19 terhadap warga binaan yang akan bebas. Menurutnya, pembimbingan dan pengawasan asimilasi dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan.
"Bagaimana caranya supaya di dalam Lapas/ Rutan sudah sehat, jangan sampai ketika pulang malahan terjangkit," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com

Berita Lainnya
Bagai Mana Bisa..... Mantan Mentri ESDM Hikmahanto: Arcandra Tahar Tak Punya Negara, Harus Dicari Solusinya
Imigrasi: Ada 31 Ribu Warga Cina dengan Izin Tinggal Terbatas
Kemenag Riau Tetap Jalankan Proses Persiapan Ibadah Haji 1441H
Ini Amalan Sebelum Tidur Walau Sesibuk Apapun Jangan Ditinggalkan
Bisa Dipidana, Jika KPPS Tak Umumkan Sertifikat Perhitungan Suara
Banyak Anak di Jambi jadi Korban Tindakan Kekerasan
Meski Sudah Memakan 2 Korban Noviwaldy Minta Bonita Itu Jangan Dibunuh
Nasib Pria Ini Berakhir Pilu, Diam-diam Bekerja dan Menabung untuk Nikahi Pacar Namun Apa Yang Terjadi?
Ini Harapan Bahtiar Dikegiatan Sosialiasi Pengamanan Jelang Pilkades Desa Pelanduk Kec Mandah
Peduli Dunia Pendidikan, PT. BDL Inhil Salurkan Dana CSR Kepada 12 Guru Honor
7 Keutamaan Shalat Dhuha yang Harus Kamu Ketahui
Megawati Kenapa Diam? Terkenang Humanisme Sukarno