Lakalaut
Begini Kronologi Speed Boot SB Alifira Jurusan Tembilahan- Guntung yang Karam Di Terusan Saka Jalan Desa Bente Mandah
Di lansir dari aku Fecebook yang bernama Sumi Yati mci bahwa telah terjadi karamnya Speed Boat (SB) dengan jurusan Guntung - Tembilahan Di daerah Desa Bente (07/08/2020).
Menurut Akun Fecebook Sumi Yati mci bahwa Melalui vedoa akun favbooknya bahwa Speed Boat tersebut diduga menghantam kayu atau tunggul Perairan Saka Jalan Desa Bente Kecamatan Mandah.
Akun Facebook Sumi Yati mci menerangkan dalam komentar statusnya bahwa saat itu semua penumpang sudah sangat panik sekali dengan musibah ini.
"Sukur Alhamdulillah sopir cepat tanggap melarikan Speed Boot ke ketepian sungai" jelasnya
Akun Facebook Sumi Yati mci juga menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi di perairan Saka jalan Desa Bente sekitar jam 4 kurang, nama Speed Boat Alifia tujuan Tembilahan-Guntung.
"Alhamdulillah tak ada korban jiwa cuma barang barang saja yg banyak hancur atau rusak, penumpang selamat semua, terimakasih atas pantauan nya" jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib. Sementara proses evakuasi penumpang masih sedang berlangsung. (JLN)

Berita Lainnya
Kecewa dengan BKSDA Riau, Keluarga Sebut Nenek Simi Memang Diserang Harimau, Tapi Harimau Kumbang
Kasus Dugaan Pemerasan Dua Oknum yang Mengaku Wartawan, IWO: Jangan Tebar Stigma Sesat di Tembilahan
Eks Kades Sungai Raya Kritik Bupati Inhu Terkait Konflik Lahan Warga dan PT SBP
247 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Terbanyak
BPDPKS RI Sebut Format BAPP Dinas Pertanian Kuansing Tak Sesuai Aturan
Warga Panca Jaya Mesuji Keluhkan Akses Jalan yang Berlubang
Gugatan PMH Pecah di Rengat, Direktur dan Komisaris PT SBP Diseret ke Meja Hijau
Mantan Ketum PB HMI dan Istri Dikabarkan Berada dalam Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh
18 Warga Jadi Korban! Teror Monyet Tembilahan Tembus Media Internasional, AFP Ikut Soroti
Diperiksa 19 Jam, Bupati Kuansing Andi Putra Langsung Dibawa ke Jakarta Lanjut Pemeriksaan di gedung KPK
Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga di Pangean Kuansing, Diduga Akibat Korsleting
Sedih! Ibu 3 Anak di Riau Diperkarakan, Hanya Karena Curi Sawit Senilai Rp 76 Ribu Buat Beli Beras