96.496 Siswa Lulus Ujian SNMPTN, Pemerintah Siapkan 400 Ribu Beasiswa KIP-Kuliah
BUALBUAL.com - Sebanyak 96.496 siswa dinyatakan lulus seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), Rabu (8/4). Dari jumlah tersebut, 25.398 siswa merupakan peserta pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah).
Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih menjabarkan, tahun ini ada 489.601 siswa SMA, MA, dan SMK dari 15.296 sekolah yang berhasil mengikuti SNMPTN. Paling banyak mendaftar ke Universitas Brawijaya (UB) dengan jumlah 30.932 orang. Disusul Universitas Diponegoro 29.316 orang, Universitas Gadjah Mada (25.604), Universitas Padjadjaran (25.305), Universitas Negeri Semarang (24.581), dan sejumlah PTN lainnya.
"Yang diterima total ada 96.496 dari 489.601 siswa," ujar Nasih dalam konferensi pers lewat media internet kemarin. Tahun ini, persentase peserta yang diterima sebesar 94,82 persen dibandingkan dengan daya tampung sebanyak 101.772 kursi di 86 PTN di seluruh Indonesia.
Berdasar analisis tim LTMPT, ada sedikit perubahan jurusan favorit tahun ini. Itu terlihat dari keketatan prodi yang muncul di SNMPTN 2020. Untuk prodi saintek, pilihan jatuh di jurusan teknik dan farmasi. Dia mencontohkan jurusan teknik informatika di Universitas Padjadjaran. "Persentase keketatannya 1,2 persen. Artinya, 1 banding 60 orang," jelasnya.
Sementara itu, untuk prodi soshum, minat siswa masih berkutat di jurusan yang sama. Yakni, manajemen, ilmu komunikasi, dan hubungan internasional. "Manajemen Universitas Negeri Jakarta misalnya, persentasenya 0,94 persen. Berarti sekitar 1 banding 100 orang lebih," paparnya.
Nasih mewanti-wanti para calon mahasiswa yang lulus SNMPTN agar rajin mengunjungi laman resmi PTN yang dituju. "Untuk setiap PTN beda-beda jadwalnya. Baca secara cermat persyaratannya. Ini sangat memengaruhi kelulusan Saudara diterima di PTN," tegasnya.
Dia mengungkapkan, tidak ada toleransi bagi siswa yang melewatkan daftar ulang. Kursi mereka bisa dialihkan pada seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) nanti.
Di sisi lain, Ketua Lembaga Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abdul Kahar mengungkapkan, ada sekitar 400 ribu beasiswa untuk mahasiswa tahun ini dalam program KIP-Kuliah. Jumlah itu disesuaikan dengan kondisi banyak anak yang terdampak Covid-19. Misalnya, orang tuanya kena PHK.
"Dengan kondisi saat ini, akan ada pendatang baru di luar KIP SMA dan madrasah. Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi. Bisa verifikasi dan didaftarkan," paparnya.

Berita Lainnya
Pimpin Apel Pagi, Kadiskominfotik Riau:Mari Bekerja Sungguh-sungguh dan Bertanggung Jawab
Bupati Bengkalis Lantik Pengurus DPAC FKDT dan Korkab KKG-DT Bengkalis
Kapolda Riau Apresiasi Kegigihan Pemprov Riau Berantas Narkoba
Program Gebyar Pajak 2026, Warga Riau Bayar Pajak Kendaraan Bisa Menang Emas dan Sepeda Motor
PKS PT. PCR Kucurkan Bantuan Paket Sembako
Dirasa Lewati Areal Batas Berjualan Satpol PP Ingatkan PKL di Duri
Bupati Bengkalis Kasmarni, Raih BAZNAS Award 2025 untuk Kedua Kalinya, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat di Daerah
Buka STQ Ke - 53 Kelurahan Khairiah Mandah, Bupati Inhil Berharap Pelaksanaan STQ Dapat Menciptakan Generasi Muda Yang Qur'ani
Gubernur Ansar Serahkan Bantuan RT/RW & Kader Posyandu di Lingga Senilai Rp 2,2 Miliar
Setelah 80 Tahun, Mahkota Kesultanan Siak Pulang ke Bumi Lancang Kuning
Pemko Tanjungpinang Terima Bantuan Rapid Test Covid-19 dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
Muncul Inisial DH, Dugaan Mafia Tanah di Inhu Kuasai Kebun PT Alam Sari Lestari Yang Pailit