Tangani Covid-19, Pengamat Sebut Kebijakan Gubri Syamsuar Lamban serta Belum Ada Kajian Ilmiah

BUALBUAL.com - Pengamat Pemerintahan, Tito Handoko, menilai wajar ada pihak yang menilai Gubernur Riau Syamsuar lamban dalam menangani permasalahan Covid-19 ini.
Dikatakan Tito, jika dibandingkan Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah, Pemprov Riau tertinggal cukup jauh dalam hal kebijakan menyikapi persoalan Covid-19.
Keinginan untuk berjalan sendiri menjadi alasan menapa Pemprov Riau lamban dalam menangani Covid-19, dimana Gubernur belum bisa merangkul akademisi dan DPRD Riau.
"Kalau saya melihat, pak Syamsuar ini kurang dalam melakukan kajian. Harusnya dalam membuat kebijakan, secara akademis harus ada pertimbangan. Kajian ilmiah ini saya lihat belum ada," kata Dosen Fisipol UR ini, Minggu, 12 April 2020.
Padahal, jika dilakukan kajian holistik bersama akademisi, Syamsuar tidak akan gamang dalam membuat kebijakan. Sebab, dari kajian ini akan lahir solusi jangka panjang dan jangka pendek penanganan Covid-19.
Selain itu, dalam menjalin hubungan dengan mitranya di DPRD Riau, Gubernur Riau dinilai Tito juga kurang merangkul. Harusnya, Gubernur bisa berdiskusi dengan DPRD Riau secara kelembagaan, bukan secara parsial.
"DPRD itu kan perpanjangan tangan publik. DPRD bisa menyampaikan keluh kesah publik, menyampaikan keluhan secara kelembagaan, bukan dari fraksi-fraksi. Kalau semua sudah berjumpa pasti akan ketahuan dimana masalahnya, apalagi ini akan ada pergeseran pagu anggaran. Makanya duduk bersama ini penting," tuturnya.
Disamping itu, komunikasi intens dengan TNI/Polri juga harus tetap dijaga dan ditingkatkan, karena bagaimanapun setiap kebijakan pasti akan melibatkan instansi pengamanan, apalagi jika nantinya ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kalau kita melihat Jabar, Jateng dan DKI Jakarta itu, mereka sudah menyiapkan kajian sedari awal virus ini baru mulai menyebar. Pemda ini bagaimanapun harus punya inisiatif sendiri, tidak bisa menunggu perintah dari pusat saja," tutupnya.
Berita Lainnya
Cek Linknya Disini, Tahap Kedua di Riau Sudah 2.942 Orang Mendaftar Kartu Pra Kerja
Progres Fisik Telah 95 Persen, Bupati Inhil Gesa Penyelesaian Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Hj. Kholijah: Setiap Pendaftar Kartu Prakerja Harus Ikuti Proses Selanjutnya Secara Online
Gubernur Ansar Dampingi Menko Perekonomian, Ajak Dubes Amerika dan Kanada Jajaki Peluang Kerjasama Baru di Batam
Siap-siap, Oktober Gubri Pastikan Evaluasi Pejabat Eselon II
Bupati Bengkalis Ikut Apel Gelar Pasukan Operasi Lancang Kuning, Masyarakat Diimbau Patuhi Aturan Lalu Lintas
Di tengah Defisit Anggaran, Abrasi Landa Meranti, Gubri Wahid Ambil Langkah Cepat dengan Turap Beton
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, Kejari Karimun Inginkan Kepercayaan Investor
Dukung Pelaksanaan MTQ, Dishub Riau Pinjamkan 1 Kapal Penyeberangan ke Bengkalis
Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang Buka Pekan Olahraga dan Seni Narapidana
Pastikan Program Pendidikan Berjalan Optimal, PJ Bupati Herman Sambangi Disdik
Gubernur Edy Nasution Lapor Konflik PT SIR, Wamen ATR Langsung Perintahkan BPN Riau untuk Mendukung