Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Tangani Covid-19, Pengamat Sebut Kebijakan Gubri Syamsuar Lamban serta Belum Ada Kajian Ilmiah
BUALBUAL.com - Pengamat Pemerintahan, Tito Handoko, menilai wajar ada pihak yang menilai Gubernur Riau Syamsuar lamban dalam menangani permasalahan Covid-19 ini.
Dikatakan Tito, jika dibandingkan Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah, Pemprov Riau tertinggal cukup jauh dalam hal kebijakan menyikapi persoalan Covid-19.
Keinginan untuk berjalan sendiri menjadi alasan menapa Pemprov Riau lamban dalam menangani Covid-19, dimana Gubernur belum bisa merangkul akademisi dan DPRD Riau.
"Kalau saya melihat, pak Syamsuar ini kurang dalam melakukan kajian. Harusnya dalam membuat kebijakan, secara akademis harus ada pertimbangan. Kajian ilmiah ini saya lihat belum ada," kata Dosen Fisipol UR ini, Minggu, 12 April 2020.
Padahal, jika dilakukan kajian holistik bersama akademisi, Syamsuar tidak akan gamang dalam membuat kebijakan. Sebab, dari kajian ini akan lahir solusi jangka panjang dan jangka pendek penanganan Covid-19.
Selain itu, dalam menjalin hubungan dengan mitranya di DPRD Riau, Gubernur Riau dinilai Tito juga kurang merangkul. Harusnya, Gubernur bisa berdiskusi dengan DPRD Riau secara kelembagaan, bukan secara parsial.
"DPRD itu kan perpanjangan tangan publik. DPRD bisa menyampaikan keluh kesah publik, menyampaikan keluhan secara kelembagaan, bukan dari fraksi-fraksi. Kalau semua sudah berjumpa pasti akan ketahuan dimana masalahnya, apalagi ini akan ada pergeseran pagu anggaran. Makanya duduk bersama ini penting," tuturnya.
Disamping itu, komunikasi intens dengan TNI/Polri juga harus tetap dijaga dan ditingkatkan, karena bagaimanapun setiap kebijakan pasti akan melibatkan instansi pengamanan, apalagi jika nantinya ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kalau kita melihat Jabar, Jateng dan DKI Jakarta itu, mereka sudah menyiapkan kajian sedari awal virus ini baru mulai menyebar. Pemda ini bagaimanapun harus punya inisiatif sendiri, tidak bisa menunggu perintah dari pusat saja," tutupnya.

Berita Lainnya
Gubernur Ansar Lepas Tanjungpinang Running Tour, Diikuti 1000 Pelari dari Dalam dan Luar Negeri
Bupati Kampar Membuka Secara Resmi Muscab X BPC HIPMI Kabupaten Kampar
Menpan-RB Pastikan New Normal Tidak Ganggu Pelayanan Publik
Dukung Pelaksanaan MTQ, Dishub Riau Pinjamkan 1 Kapal Penyeberangan ke Bengkalis
Rapat Penanganan Banjir, Bupati Inhil Panggil Pihak Perusahaan
Operasi Pasar Murah di Perawang dan Inhil, Ini 9 Jenis Komoditi Keperluan Dasar yang Dipasarkan untuk Warga
Tinjau Kegiatan Yustisi Prokes Covid-19, Kasmarni : Sebagai Edukasi Kepada Masyarakat
Ratusan PNS dan Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Tekankan Integritas ASN
DPRD Bersama Pemko Tanjungpinang Bahas KUA-PPAS APBD Tahun 2021
Bupati Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Dosis Boster Di Mandau
Wow! Kuansing Dapat Kucuran Rp90 Miliar, Jalan Nasional Bakal Mulus
Upayakan Swasembada Pangan, Pemprov Riau Gerakkan Semua Lini di Lapangan