Disnaker Riau: Sejak 1 April, 4.823 Pekerja Dirumahkan Akibat Covid-19
BUALBUAL.com - Sejak pandemi virus Corona Disease (Covid-19) melanda Indonesia, khususnya Riau, telah berdampak besar bagi dunia usaha. Sejumlah perusahaan dan badan usaha memilih mengurangi biaya operasional selama pandemi. Salah satunya dengan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Merumahkan sebagian karyawan akibat menurunnya omset, pendapatan dan keuntungan perusahaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Jonli mengungkapkan bahwa setakad ini sudah ada 4.823 pekerja yang melaporkan telah dirumahkan perusahaan dan badan usaha.
"Sejak pandemi corona melanda Indonesia, khususnya Riau memang berdampak terhadap dunia usaha. Sejak 1 April hingga 11 Mei ini, sudah 4.823 pekerja dirumahkan oleh badan usaha,"kata Jonli, Selasa (12/5/2020).
Selain merumahkan karyawan, jumlah tenaga kerja yang di PHK juga bertambah jadi 399 orang. "Ini laporan dari 116 badan usaha yang masuk ke Dinas Tenaga Kerja,"tegasnya.
Disisi lain, Disnaker Riau saat ini kata Jonli sudah membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga kerja.
"Kemarin (Senin, red) kita sudah membuka posko pengaduan THR bagi para pekerja," ucapnya.

Berita Lainnya
Pemkab Siap Membantu dan Mendorong Perkembangan Koperasi di Inhil
Pengurus Pusat Pecat Kavilah Somarito, PW IWO Riau Periode 2019-2024 Resmi Dibekukan
Bupati Mesuji Resmikan Gedung PSC 119, Ini Kegunaannya
Ada Sanksi Berat Buat ASN TNI-Polri Yang Melanggar
Riau Dapat Calon Investor, BUMN China Siap Bangun Jembatan Sei Pakning-Bengkalis Terpanjang di Indonesia
Kunjungan Menhan Prabowo Ke India, Bakal Borong Rudal Brahmos?
DPRD Pembahasan Penanganan Covid-19 di Bintan
Gubri Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu
Jelang Ramadhan, TPID Bintan Gelar Rakor Pastikan Harga Sembako Terkendali
Semenisasi Halaman Kantor Camat Bahtin Solapan, Camat Rusydy Ucapkan Terimakasih pada Bupati
Setelah Resmikan Penyalaan Lampu Desa di Inhil, Gubri Syamsuar Optimis Program Riau Terang 2020 Tercapai
Gunakan Air Hujan untuk Kebutuhan, Syahrul Aidi: Suku Duano Perlu Bak Penampungan Air Bersih