Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Terungkap! Rahasia Sejarah Tembok Besar China
BUALBUAL.com, Beijing - Tembok Besar China merupakan salah satu peninggalan sejarah yang memukau. Tujuan utama dibangunnya tembok super panjang ini adalah untuk menghadang musuh, tapi penelitian terbaru mengungkap rahasia lain di baliknya.
Bagian utara dari Tembok Besar China diduga kuat tidak dibangun dalam rangka menahan musuh yang ingin menginvasi China, tapi untuk mengawasi pergerakan warga sipil.
Periset Israel telah memetakan secara lengkap bagian utara Tembok Besar China sepanjang 740 kilometer untuk pertama kalinya. Riset mereka kemudian menemukan hal berbeda dari asumsi sebelumnya.
Akan tetapi bagian Northern Line ini yang sebagian berada di Mongolia, temboknya relatif rendah, melalui lembah-lembah dan dekat dengan jalan. Maka diduga fungsinya tidak berkaitan dengan militer."Sebelum riset kami, kebanyakan orang berpikir tujuan tembok ini adalah untuk menghentikan tentara Genghis Khan," kata Gideon Shelach-Lavi, arkeolog dari Hebrew University.
"Kesimpulan kami adalah tembok ini lebih untuk mengawasi atau memblokir pergerakan orang dan hewan ternak, kemungkinan untuk meminta pajak dari mereka," cetus Shelach yang dikutip detikINET dari Physorg.
Konstruksi Tembok Besar China, terbagi dalam beberapa arena yang totalnya sepanjang ribuan kilometer, pertama kali dimulai pada abad ketiga sebelum masehi dan berlanjut selama berabad-abad.
Bagian Northern Line, juga dikenal sebagai Tembok Genghis Khan yang adalah sang penakluk dari Mongol, dibangun antara abad 11 dan 12. Untuk memetakannya, ilmuwan dari Israel, Mongolia dan Amerika Serikat memanfaatkan drone, satelit resolusi tinggi dan perangkat arkeologi tradisional.

Berita Lainnya
Karena Covid-19, Pertama dalam Sejarah, Sidang Umum PBB Akan Digelar Virtual
Facebook, Twitter, dan Instagram Hapus Video Kampanye Donald Trump
Berhasilkah1 Ilmuwan Prancis Coba Lawan Covid-19 Dengan Nikotin
Ilmuwan Negara Italia Klaim Temukan Vaksin Corona Pertama di Dunia
Negara Malaysia Dibuka Kembali Setelah 3 Bulan Lockdown Corona
Sholat Tarawih Ditiadakan, Masjid Al-Aqsa Tutup Selama Ramadhan
Ditengah Pandemi Corona, Dunia Terancam Krisis Kondom
Adik George Floyd Desak Kongres AS Loloskan UU Reformasi Kepolisian
Ratusan Tas Mewah Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak Banyak Rusak Saat Disita Polisi
Ibadah Haji 2020 Tetap Dilaksanakan, Kabar Baik dari Arab Saudi, Lockdown Mulai Dilonggarkan
Lahir Ditengah Wabah, Dua Bayi Kembar Diberi Nama Corona dan Covid
Aplikasi Facebook Gulirkan Fitur Mode Diam Untuk Heningkan Notifikasi Smartphone