Pengamat: Tidak Pantas, Baru Dilantik M Noer MBS Ambil Cuti
BUALBUAL.com - Baru saja dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, M Noer MBS mengambil cuti panjang. Tak tanggung-tanggung, ia cuti tiga bulan.
Pengamat Kebijakan Publik M Rawa El Amadi menilai langkah yang dilakukan M Noer MBS tidak pantas. Secara administrasi, sikap mantan Sekda Kota Pekanbaru itu tidak benar. Sebab, M Noer MBS baru saja diberi amanah sebagai pejabat definitif di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang notabene dibutuhkan untuk menangani pandemi Covid-19 dengan serius.
"Dia begitu diangkat, (mengambil cuti) itu tidak benar. Yang perlu dipertanyakan itu, setelah pemberhentian dia dari Sekda kemudian diangkat jadi kepala dinas, dia mengambil cuti. Itu secara administrasi pemerintahan sudah bermasalah. Sudah maladministrasi menurut saya. Tidak pantas dia lakukan begitu. Ndak pantaslah. Kok dia mengambil jabatan kepala dinas," paparnya.
Diberitakan sebelumnya, usai didemosi dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes), M Noer MBS mengambil cuti panjang. Diketahui, M Noer MBS mengambil cuti selama tiga bulan.
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. M Noer MBS cuti terhitung Senin lalu hingga tiga bulan ke depan. "Mulai hari Senin, sampai tiga bulan," kata Walikota, Rabu (1/7/2020).
Walikota menyebut saat ini Diskes Pekanbaru dipimpin oleh Pelaksana harian (Plh). Sekretaris Diskes Pekanbaru dr Zaini Rizaldi Saragih yang ditunjuk sebagai Plh Kepala Diskes Pekanbaru. "Sekretaris, pak dr Bob (Zaini Rizaldi)," kata Walikota singkat.

Berita Lainnya
Fokus Ornop Meminta Pemda Inhil Evaluasi Kinerja di Tubuh BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang
Pemuda Tani GNI-Berbangsa Cipaisan Purwakarta Jadi Sorotan Danramil 1906/Sukatani
Bantu Masyarakat Desa Kuala Selat Sambu Group Turunkan Alat Berat Untuk Bangun Tanggul Sepanjang 8 Km
Polisi Tegur Empat Santri Sedang Nongkrong di Stadion Utama Riau
Klaster Palembang, 6 ASN Pemko Pekanbaru Positif Corona
BMKG: Hari Ini 16 Hotspot Terdeteksi di Riau, Terbanyak di Inhil
Atuk Annas Maamun: 3 Bulan Lagi Provinsi Riau Pesisi Terbentuk, Perlu 400 Hektar untuk Bangun kantor
DP2KBP3A Mengharidi Rapat Pleno Percepatan Penurunan Stunting Bersama Bupati Inhil
DP2KBP3A Inhil Maksanakan Minilok Pendampingan dan Pemantauan Keluarga Resiko Stunting di Kec Pulau Burung
Bersama PJ Ketua TP PKK Inhil DP2KBP3A hadiri Rapat Sinkronisasi Data Stunting di Kediaman Bupati
Wah..Wah..!! 8.839 Mobil Plat Merah di Riau Nunggak Bayar Pajak
DLH Inhu Ajak Masyarakat Tingkatkan Jaga Lingkungan.