6 Warga Positif Covid-19, Istana Siak Kembali Ditutup
BUALBUAL.com - Terkait bertambahnya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Siak maka pemerintah setempat kembali menutup Istana Asserayah Hasyimiah atau yang biasa disebut Istana Siak, bagi wisatawan lokal maupun luar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Gugus Kabupaten Siak, Budhi Yuwono, Senin (20/07/2020).
Ia mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran penularan virus Covid-19 tersebut.
"Sebelumnya, Istana Siak sempat kita buka untuk umum. Namun karena beberapa hari ini, kasus Covid-19 semakin bertambah di Kabupaten Siak maka Istana Siak kita tutup kembali," ungkapnya.
Ia mengatakan, ada 6 warga Kabupaten Siak yang terdektesi positif yaitu F, MY, N, SR, NR, NA dan 5 orang warga Sumatera Selatan pekerja dari PT IKPP di Kecamatan Tualang, Siak.
Tidak hanya itu, kata Budhi, hasil swab massal dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Siak didapati satu orang yang kontak erat dengan rekannya yang duluan terkonfirmasi positif Covid-19.
Untuk itu Budhi juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Siak untuk tetap menjaga kesehatan dan juga mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kembali kita imbau masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan, jangan lupa memakai masker saat bepergian, dan jangan ke luar rumah, kalau hal tersebut tidak mendesak, sesering mungkin mencuci tangan dan tetap jaga kondisi dan stamina tubuh," pungkasnya.

Berita Lainnya
Buat Acara Senam Bersama, Pimpinan PKS PT PCR Perkuat Silaturahmi
Jalan Kantor DPRD Inhu Berubah Fenomena Menarik
Meralat Dan Mengoreksi Atas pemberitaan Wartawannya Inisial HD Di Kampar Serta Permohonan Maaf Pimpinan BUALBUAL.com
Dengan Menggunakan Sepeda Motor, PJB PLTU Inhil Lakukan Ziarah ke Makam Tuan Guru Sapat
Hari Ini BMKG Riau, Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Sudah Beroperasi Selama 15 Tahun, DLHK Pekanbaru Tutup TPA Ilegal
DP2KBP3A Angka Stunting Menurun, Pj Bupati Inhil Apresiasi Kinerja OPD
Bangkitkan Kejayaan Perikanan di Bagansiapiapi, PHR WK Rokan Hadirkan Kampung Patin
PHR Tanam 700 Mangrove Tangani Krisis Iklim dan Lindungi Keanekaragaman Hayati
Kenapa Rajawali! Si Rajalesa Dipilih Jadi Maskot Hari Magrove, Bukan Harimau atau Buaya? Begini Penjelasannya
Junaidi Ismail: 55 Tahun Indragiri Hilir 'Menuju New Normal'
Omset Sempat Turun 50 Persen Dihantam Covid-19, Kini UMKM di Pekanbaru Mulai Bangkit Lagi