Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Abdul Wahid Cecar Pertanyaan ke Menejer PT. BNS Terkait Dana CSR dan Pencemaran Lingkungan
BUALBUAL.com - Kunjungan Anggota DPR RI H. Abdul Wahid Pada Kamis 23/7/2020 yang lalu juga disambut oleh menejemen PT. Bumireksa Nusa Sejati di Desa Rotan Semelur Kab. Pelangiran Indragiri Hilir.
Dalam kunjungan tersebut Abdul Wahid menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya desa-desa ring 1 yang menerima dampak serangan hama kumbang akibat replanting kebun yang berbatasan langsung dengan lokasi HGU PT Bumireksa Nusa Sejati.
"Saya menerima pengaduan terkait banyak kebun masyarakat yang terdampak serangan hama kumbang akibat replanting PT BNS ini, saya minta penjelasan soal itu dan bagaimana rencana menanganinya. " Tutur Anggota DPR RI Fraksi PKB ini
"Selain itu desa-desa yang terdampak hama kumbang ini juga tidak pernah mendapatkan Dana CSR, ini desa ring 1 lo pak menejer" lanjut wahid lagi
selain itu, Wahid juga meminta agar pihak PT BNS menguji ulang soal jerobong asap proses produksi yang mencemari udara.
" Ini bau sekitaran lokasi pabrik kalau kita lewat begitu menyengat baunya pak, sudah sangat mengganggu sekali ini. lokasi pabrik ini dekat dengan pemukiman warga, harus diminimalisir agar tidak mencemari udara, Proper nya apa ini?" cecar wahid lagi.
Hadir mewakili menejemen PT. Bumireksa Nusa Sejati Jefri Setiawan dan beberapa rekan menejer lainnya menjelaskan bahwa untuk pengelolaan lingkungan PT. BNS memilikin Proper Biru
"Saya kebetulan baru pindah kesini pak, sebelumnya di kalimantan, pertama kesini dokumen pengelolaan lingkungan saya cek, ternyata propernya biru, tidak ada temuan yang bermasalah soal lingkungan" Jelas Jefri
Abdul Wahid kemudian meminta untuk di uji kembali, juga akan menyampaikan kepada Dinas Lingkunngan Hidup.
" sepertinya harus diuji kembali pak, baunya sangat menyengat sekali, itu juga bisa untuk upgrade menjadi proper hijau" Tanggap Ketua DPW PKB Riau ini
Salah satu menejer lain menjelaskan bahwa Standar Oprasional Prosedur (SOP) Replanting sudah dikontrol secara ketat pelaksanaannya, dan kebun masyarakat yang terserang hama radius 200 M dari lokasi sudah lakukan observasi.
" kita sudah ikuti SOP replanting secara benar pak dan dikontrol ketat pelaksanaannya, radius 200 meter dari perbatasan lokasi replanting sudah kita cek kebun masyarakat yang terdampak, akan kita selesaikan pak" sebut salah satu perwakilan menejer
Menejer Luhut kemudian melanjutkan " bahwa CSR kita ada bantu sekolah, rumah ibadaj dan memgalirkan listrik disekitaran Pabrik di Desa Rotan Semelur, untuk pemerataan di desa-desa lain akan kita lakukan pak". Jelas Jefri

Berita Lainnya
Bekas Ajudan Blakblakan Tentang Sosok Mantan Ketua DPRD Riau Septina Primawati di Medsos
Syafroni Untung Serahkan tangan palsu Kepada Warga bersama Dinas Sosial
Butuh Tambahan Gedung Baru Tingkat SMP, Sebut Warga Saat Reses Septian Nugraha Di Kel.Balik Alam
DPRD Riau Minta Awasi Pelabuhan 'Tikus' Antisipasi Pendatang dari Luar Negeri Secara Sembunyi
Usai Reses, Septian Nugraha laris Diajak Emak Emak Photo di Kelurahan Air Jamban
Mabes Polri Ambil Alih Gelar Perkara Dugaan Penipuan Oknum DPRD 'Tak Rampung di Polda Riau'
Reses di Desa Tanah Merah, Septina: Saya Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Indragiri Hilir
Reses Anggota DPRD Riau, Septina Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Sungai Nyiur Tanah Merah
Peredaran Miras harus Ditertibkan, Karena Bertentangan dengan Budaya Melayu
Ketua DPRD Geram, Pinta Pemkab Bengkalis Segera Berikan Bantuan Masyarakat yang Terdampak Covid-19
Takdir Politik Septina Primawati Menjabat Sebagai Ketua DPRD Riau
Jelang Lebaran, DPRD Minta Dinas Terkait Tingkatkan Pelayanan Ro-Ro