Disdik Tubaba Buka Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Tingkat SD
BUALBUAL.com - Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung dengan mengacu dari revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 telah membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tingak Sekolah Dasar (SD).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba Budiman Jaya mengatakan, saat ini sudah membuka kembali belajar mengajar dengan tatap muka tingkat SD yang di mulai tanggal 24 Agustus 2020. Hal ini sesuai dengan mengacu surat hasil revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.
"Dimana zona hijau dan kuning sudah boleh melaksanakan pembelajaran dengan tatap muka, namun dengan catatan mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah dan juga menggunakan protokol kesehatan," ujarnya, Kamis (27/8/2020).
"Dengan adanya revisi tersebut, yang tadinya hanya zona hijau izin pembelajaran tatap muka kini diperluas ke zona kuning. Berdasarkan itu, KBM dengan metode BTM (Belajar dengan Tatap Muka) dapat diberlakukan di Tubaba karena Tubaba saat ini zona kuning. Untuk tingkat SMP memang sudah sejak tanggal 13 Juli lalu sesuai dengan kalender pendidikan, karena waktu itu kita juga memang masuk zona hijau Covid-19," paparnya.
"Kemudian terkait siswa SMP terpapar Covid-19 di Kecamatan Lambu Kibang menurut keterangan yang kami dapatkan dari pihak sekolah, sebelum diadakan belajar tatap muka di tanggal 13 Juli 2020 yang bersangkutan memang tidak pernah masuk karena menyadari kondisi badannya yang tidak sehat dan terpapar dari orang tuanya yang positif Covid-19 sebagai sopir travel antar jemput dari Jakarta. Namun informasi dari Dinas Kesehatan Tubaba tidak ada yang terpapar selain anak tersebut," ungkap Budiman.
"Diharapkan pihak sekolah bisa membagi sif ini dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti di ruang belajar dengan jarak 1 sampai 2 meter, menggunakan masker, hand sanitizer dan tempat mencuci tangan," tutupnya. (Rizky/Silvi)

Berita Lainnya
Dosen dan Mahasiswa Unsika Implementasikan Aerasi Kolam Ikan di Desa Karangsinom
Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga di Riau
Alumni Fakultas Teknik UIR Raih Beasiswa Master Fully Funded di King Fahd University
40 Universitas Ikuti Kegiatan Sumatera Education dan Techno Expo 2023
Sempat Dengar Cerita Fee TKSK XIII Koto Kampar dari Agen BRI Link Ternyata Hanya Sebatas Isu/belaka
188 Mahasiswa UNRI Terima Kontribusi Ongkos Skripsi Dari Baznas
Kadisdik Imbau SMA Sederajat Se-Riau Lakukan Salat Hajat
Diawasi Berlapis, PPDB Jenjang SMA dan SMK Negeri Berjalan Baik di Riau
FDK UIN Suska Riau Dukung Pemerintah Terapkan Protokol Kesehatan dalam Kegiatan Akademik
Proses PPBD Secara Daring Tahun 2024-2025 di Kota Tanjungpinang Berjalan Lancar
Aksi Mulia di Bulan Ramadan, Guru dan Siswa SDN 008 Beringin Taluk Turun ke Jalan Berbagi Takjil
Menghindari Risiko, SMKN 1 Teluk Kuantan Terlibat Aktif dalam Edukasi Listrik PLN