Juara 3 Lomba Inovasi Tingkat Nasional, Bupati HM Wardan Apresiasi Puskesmas Kuala Enok
BUALBUAL.com - Puskesmas Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil meraih gelar juara 3 pada Lomba Inovasi Tingkat Nasional untuk klasifikasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Paling Berkomitmen Pelayanan JKN Kategori Puskesmas.
Keberhasilan ini diekspos dihadapan Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP, Senin (19/10/2020). Bertempat di Ruangan Rapat Kediaman Dinas Bupati Jalan Kesehatan Nomor 1 Tembilahan, turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Kepala Puskesmas Kuala Enok.
Bupati Inhil mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Kuala Enok atas prestasi tersebut. Keberhasilan itu, menurutnya mampu diraih berkat kerja keras, kesungguhan, dan ketekunan.
"Ini dapat kita jadikan motivasi, dorongan dalam rangka meraih yang lebih baik lagi. Saya pikir bukan hal mudah mendapatkan ini, karena banyak tahapan dan seleksi-seleksinya, mulai dari lokal, deputi wilayah, sampai tingkat nasional. Alhamdulillah kita dapat juara 3," ujar Bupati.
Walaupun dalam kondisi pandemi yang mengganggu banyak aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga ekonomi, Orang Nomor 1 di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini bersyukur karena Puskesmas Kuala Enok masih mampu memberi pelayanan yang baik terhadap masyarakat.
Terlebih, Bupati sangat menyoroti dan merasa bangga kepada Puskesmas Kuala Enok melalui inovasinya yang memanfaatkan teknologi (grup WhatsApp, red) untuk konsultasi online. Dirinya menilai, inovasi tersebut perlu mendapatkan atensi bagi puskesmas lain.
"Karena saat ini semua orang sudah menggunakan kemajuan teknologi, semua orang sudah menggunakan WA, bahkan anak-anak dituntut memanfaatkan android sebagai sarana pembelajaran selama pandemi ini. Kalau kita serius tidak ada yang bisa menghalangi, buktinya ini Puskesmas Kuala Enok di mana transportasi yang juga terbilang sulit, mampu mengalahkan puskesmas lain," tuturnya.
Dirinya berharap keberhasilan ini menjadi contoh bagi puskesmas lain di Kabupaten Inhil, dan segala keterbatasan tidak dijadikan alasan maupun penghambat untuk meningkatkan pelayanan.
"Jangan kita merasa minder dengan kelemahan kita, karena jika kita serius ini akan menjadi penilaian yang lebih," tegasnya.
Adapun beberapa hal sarana dan prasarana di Puskesmas Kuala Enok ialah unit rawat inap yang difasilitasi toilet, ruang persalinan, laboratorium yang hampir seperti di RS, USG. Terdapat 2 orang dokter umum dan 1 orang dokter gigi di Puskesmas Kuala Enok.
Kepala Puskesmas Kuala Enok mengakui bahwa yang paling penting adalah kepuasan pasien, sehingga puskesmas ini menyediakan lembar kritik/ saran dan respon melalui aplikasi JKN.
Selain itu, Puskesmas Kuala Enok komitmen menerapkan antrean online, juga memiliki grup WhatsApp khusus peserta BPJS sebagai sarana penyalur informasi, sosialisasi, serta bimbingan. Untuk pasien yang dirujuk ke RS adalah pasien dengan penyakit spesialis, pasien non spesialis diupayakan semaksimal mungkin dirawat di Puskesmas saja.

Berita Lainnya
Agustus 2023 Mendatang, 58 Desa di Inhil Gelar Pilkades Serentak, Jangan-jangan ada nama Desa Mu, Cek Disini
Bupati Kasmarni, Ingatkan Kepala Desa/Lurah Usulan Disesuaikan Visi Misi Pemkab Bengkalis
Bahas Kelestarian Cagar Budaya di Riau, BP BTT Kunjungan Danrem 031/WB
Pekanbaru Pagi Ini Tak Sehat untuk Aktivitas Luar, PM2.5 Masih Tinggi
Pekanbaru Bikin Kejutan! 264 Bayi Tak Pernah Imunisasi Berhasil Dijaring, Tertinggi se-Riau
Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Sudah Terima 2272 Spesimen
Ngeri, BKH PGRI: Honorer Dihapus, Rekrutmen PPPK Setengah Hati, Ada Potensi Tsunami Pendidikan
Masyarakat Pertanyakan BLT yang Bersumber dari APBD Rohil Tak Kunjung Cair
Gubernur Ansar Fokus Dalam Vaksinasi Covid-19
Puan Aspekraf Riau bersama Batik Kiambang Bertaut By Syarifah Aida Hadir di Manila International Fashion week
Gubernur Riau Pacu Listrik Masuk Pelosok, Target Semua Desa Teraliri 2026
Dinas PKH Riau Buka Rapat Pengawasan Hewan Kurban, Tegaskan Pentingnya Kesehatan dan Keamanan Pangan