Relawan Pantau Soroti Dugaan Money Politic di Kabupaten Pelalawan
BUALBUAL.com - Maraknya dugaan praktek money politic Sebesar 50.000 ribu yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati pelalawan, menjadi sorotan Relawan Pantau.
Dugaan praktek yang demikian itu sangat menciderai proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Pelalawan. Diharapkan kepada masyarakat apabila menemukan praktek demikian agar melaporkannya kepada pihak yang berwenang.
M. Firdaus selaku koordinator Relawan Pantau menyampaikan, berdasarkan informasi yang didapatkan pembagian sejumlah uang tersebut dilakukan setelah kampanye dan atau disusul rumah ke rumah setelah kampanye usai berdasarkan absen peserta kampanye.
"Praktek yang sedemikian itu sangat memalukan dan tidak bertanggungjawab sehingga dihimbau bagi penerima agar melaporkan kejadian tersebut sebelum dilaporkan oleh pihak lain. Berdasarkan aturan pemberi dan penerima dapat dikenakan sanksi pidana dengan ancaman minimal 3 tahun," jelasnya, Kamis (05/11/2020).
Kami mendesak pihak Bawaslu, Polisi dan Kejaksaan untuk menyelidiki kasus dugaan money politic tersebut, karena sudah ada dilaporkan warga ke Bawaslu Kabupaten Pelalawan.***

Berita Lainnya
Korban Tersiram Rebusan Sawit PKS PT PAS Inhu Meninggal Dunia
9 Unit Rumah Kontrakan di Kampung Dalam Pekanbaru Ludes Dilalap si Jago Merah
Gugatan PMH Pecah di Rengat, Direktur dan Komisaris PT SBP Diseret ke Meja Hijau
Garap Kawasan Hutan, PT. Tasma Puja Digugat YLBHR ke Pengadilan
Tahukah anda Peristiwa Dunia Yang Terjadi Pada Tanggal 29 Maret?
Diduga Oknum Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang Menilap Dana Deposit 4 Milyar
Mahasiswa dan Keluarga Penyelenggara Diskusi Pemecatan Presiden Jadi Sasaran Teror
Ketua DPC LSM Gempur Lampura Angkat Bicara Terkait OTT 3 Oknum LSM
Banjir di Karawang Terjang Rumah Warga Hingga Rusak Parah
Spektakuler! Warga Sungai Gantang Bentangkan Bendera Merah Putih 1.081 Meter di Jembatan Rumbai
Dua Kereta Api Babaranjang Alami Tabrakan di Stasiun Rengas, Polisi Amankan Lokasi
Demo Mahasiswa Unri di Kantor Gubernur Riau Berujung Ricuh, Satu Polisi Pingsan