Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Terkesan Bisnis, Kontrak Baru Pegawai Ambulance Tol Trans Sumatera Dipungut Biaya
BUALBUAL.com - Pegawai ambulance tol Trans Sumatera khususnya jalur tol Terbanggi Pematang Kayu Agung (Terpeka) yang terdiri dari driver dan perawat.
Terkait kontrak pendor baru yang dimenangkan oleh Rumah sakit Airan Raya yang beralamat di Bandar Lampung pertanggal (15/11/2020) sampai (15/11/2021) menuangkan protes oleh seluruh pegawai ambulance tol Trans Sumatera khususnya dijalur Terpeka.
Menurut salah satu keterang pegawai ambulance tol Trans Sumatera jalur Terpeka (RAS), Minggu (8/11/2020). "Saya kurang tau pasti dikarenakan perpanjang kontrak saya tidak boleh untuk melamar ulang, dan gak tau alasannya apa," katanya.
Lanjut RAS, dirinya kecewa terhadap kontrak baru ini, dikarenakan penyerahan lamaran tanggal 4 dan 5 November 2020 saya tidak boleh hadir.
Sedangkan Mr. X pegawai ambulance tol Terpeka di tempat yang berbeda terkaitan tanggal 4 - 5 November kemarin hasil dari penyerahan lamaran kemarin, kami kecewa atas kebijakan pendor yang baru. Dikarenakan terkesan bisnis dari penerimaan karyawan kontrak baru di ambulance Trans Sumatra khususnya di Terpeka oleh RS. Airan Raya bandar Lampung.
"Terkait yang disampaikan tanggal 4 - 5 November kemarin oleh pihak RS. Airan Raya, kebijakan yang disampaikan soal gaji dan Medical Check-up (MCU) serta seragam ambulance sangat mengecewakan bagi pegawai ambulance khususnya Jalur Terpeka," ungkapnya.
Ditambah Mr. H, saya pun kecewa terkait kebijakan yang disampaikan pihak RS. Airan Raya. Karena sebelumnya gaji kami yang dikelola oleh RS. Raskita tahun sebelumnya sebesar Rp. 2.620.000 sekarang kebijakan pendor baru yang dikelola RS. Airan Raya sebesar 2.400.000.
Lanjutnya, bukan hanya gaji yang seharusnya naik tetapi MCU harus dipungut biaya sebesar Rp.400.000 dan harus datang ke Rumah Sakit Airan Raya di bandar Lampung dan pembuatan seragam ambulance pun di potong gaji.
Sementara pihak Direktur Rumah Sakit Airan Raya dan pimpinan Hutama Karya belum bisa diambil keterangannya terkait struktur gaji karyawan yang diolah pendor baru.

Berita Lainnya
TNI AL Gagalkan Masuknya 48,5 Kg Sabu Lewat Laut Dumai, Nilai Capai Rp72 Miliar
Kapal Kelapa Milik Ahok Terbakar di Sungai Salak Inhil
Polres Tanjungpinang Selidiki Penemuan Mayat di Kelurahan Sei Jang
Perang Total Terhadap Mafia Tanah di Rohil, Hipemarohi dan HPPMP Pekanbaru Akan Gelar Aksi Demo
Daftar buruk KPU Pesisir Barat di Tingkat KPPS dan PPK
Perangkap Harimau Sumatera Ditinggalkan di Desa Griya Mukti Jaya, Tim BBKSDA Awasi Pergerakan Satwa
Tim Adil Orang Kite: Menyayangkan Pihak Pemda Meranti Bongkar Gerbang Sterilisasi 'Kita Sudah Berniat Baik'
Kerugian Capai Rp 600 Juta, Empat Rumah di Rohil Terbakar
Tim Pengawas Disnaker Riau Ditolak Pertamina Dumai, Ingin Periksa Kejadian Ledakan Kilang Minyak
Pemko Tanjungpinang Mangkir Dalam Persidangan Komisi Informasi
Puluhan Warga Kota Lama Rohul Gelar Aksi Tuntut Lahan 1500 Hektar Diduga Dikuasai PT EDI
Menelan Hingga 700 Juta Lebih, Pembangunan Balai Desa Pekonmon Pesibar Belum Juga Selesai