PT BSP Lakukan Investigasi, Terkait Pekerja Tewas dalam Insiden Ledakan Pipa Sumur Minyak
BUALBUAL.com - Ledakan pipa sumur minyak milik BUMD PT Bumi Siak Pusako di areal Bekasap 02, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, menyebabkan satu orang pekerja meninggal dunia. Sedangkan empat orang pekerja lainnya mengalami luka akibat insiden tersebut.
Korban yang meninggal dunia tersebut tercatat sebagai pekerja PT Daya Tama Polanusa yang merupakan mitra PT Bumi Siak Pusako, Anton (36). Korban merupakan warga asal Desa Teluk Batil Kecamatan Sungai Apit, Siak. Ia meninggal dunia akibat semburan api pada proses pembongkaran fasilitas flowline sumur Bekasap-02 yang merupakan sumur yang tidak aktif.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/1/2023). Korban yang merupakan welder PT Daya Tama Polanusa bersama tiga rekan kerja lainnya sedang mengerjakan pemotongan stud bolt, pada flange gate valve yang sudah mengalami korosif.
Namun di luar dugaan terjadi semburan api dari celah gate valve yang langsung menyambar ke korban dan juga ke tiga rekan kerja yang mencoba membantu memadamkan api di tubuh korban.
Sebelum pekerjaan dilakukan telah diterbitkan Surat Izin Kerja Aman (SIKA) untuk memastikan semua prosedur keselamatan dipenuhi.
Setelah mendapat pertolongan pertama di Klinik BSP di Zamrud, korban langsung dilarikan ke RSUD Tengku Rafian, Siak dan selanjutnya dibawa ke RS Awal Bross, Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Korban Anton dinyatakan meninggal pada Ahad (29/1/2023) setelah mendapat perawatan intensif selama empat hari di Rumah Sakit Awal Bross, Pekanbaru.
General Manager PT BSP, Ridwan dalam rilisnya, menyatakan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa tersebut. Ia mengatakan perusahaan telah mengambil langkah cepat untuk melaporkan kecelakaan kepada SKK Migas, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau dan Dirjend Migas dalam waktu kurang dari 24 jam sesuai dengan prosedur Laporan Awal Kejadian Kecelakaan Migas yang berlaku.
Menurut Ridwan, tim Dirjend Migas, SKK Migas bersama Tim Disnaker Riau telah turun ke lapangan pada Selasa (30/1/2023) guna melakukan investigasi secara komprehensif untuk mencari roots causes dari kejadian tersebut.
"Investigasi yang sedang dilakukan baik oleh Tim Internal BSP maupun Tim Dirjend Migas, SKK Migas serta Disnaker Riau, bukanlah untuk mencari siapa yang salah atau benar. Namun untuk menemukan akar permasalahan agar kejadian tersebut tidak terulang, dan yang lebih penting untuk membuat langkah-langkah perbaikan ke depan," cakapnya.
"Melindungi manusia dan lingkungan merupakan salah satu nilai yang dianut dan dijalankan oleh perusahaan kami. Karenanya investigasi yang sedang dilakukan merupakan upaya yang kami lakukan untuk terus meningkat tentang pentingnya keselamatan. Untuk itu beri kami kesempatan untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan’,’ tutur Ridwan.
Penanganan terhadap korban telah dilakukan dengan melibatkan keluarga korban untuk ikut mendampingi korban selama perawatan sejak awal peristiwa, sampai dengan jenazah korban di bawa pulang ke kampung halaman korban di Sungai Apit.
Terhadap seluruh hak korban sebagai pekerja akan menjadi perhatian untuk dapat di selesaikan dengan baik oleh perusahaan kontraktor tempat korban bekerja. Diharapkan kecelakaan kerja yang menyebabkan fatality tersebut menjadi peristiwa yang pertama dan terakhir bagi BSP sebagai KKKS yang mengelola Blok CPP.

Berita Lainnya
Aksi Rampas HP di Air Dingin, Polisi Amankan Lima Remaja dan Buru Pelaku Lain
Gelar Silaturahmi di Momen Idul Fitri, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno dengan PP IWO Bahas Masalah Ini
Mantan KKUD Diduga langgar perjanjian kerja dengan Seorang Petani Upahan Harian
Satu Orang Tewas, Mahasiswa KKN Unri Masuk Jurang di Kampar akibat Rem Motor Blong
Peristiwa Dunia pada 8 Agustus: ASEAN Dibentuk
Ketahuan Warga, Oknum Anggota Satpol PP Pekanbaru Nekat Curi Sepeda Siswa SD
Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Kelurahan kelapa Tujuh, Lampura
JPKP Menduga Ada Praktik Korupsi Hasil Refochusing Rp. 42 Milyar di Pemkot Tanjungpinang
Speedboat Dihantam Gelombang di Kuala Patah Parang, ABK Hilang dan Nahkoda Meninggal Dunia
Pemilik Speedboat Fiber Concong - Batam WG Siap Ganti Rugi Pompong dan Sampan Warga Belaras yang Karam dan Rusak
Securiti Dianiaya, Kantor PWI Riau Diserang OTK
Andi Darma Minta Warga Riau Tak Tergiring Opini Liar Terkait OTT KPK