45 Hari Bekerja, 70 Pekerja Proyek Pembangunan RSUD Tembilahan Tak Terima Gaji
BUALBUAL.com - Pembangunan gedung Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan sempat terhenti, Diduga diakibatkan para pekerja tidak dapat gaji (upah).
Para pekerja sekitar 70 orang menuntut kepada pelaksana pembangunan proyek membayarkan gajih mereka yang hampir satu bulan lebih belum dibayarkan.
Menurut salah seorang pekerja, Slamet, asal Kota Jakarta, mengatakan bahwa semua pekerja termasuk dirinya tidak pernah lagi menerima gaji selama satu bulan lebih, padahal 1 hari kerja minimal 100 ribu rupiah.
Sedangkan pekerjaan bangunan yang dikerjakan lebih kurang 70 pekerja tersebut telah berlangsung selama 1 bulan setengah. Namun hingga kini belum menerima upah sama sekali.
"Kami menutut hak kami pak," kata salah seorang pekerja, Minggu (13/12).
Ditempat yang sama, seorang pekerja mengatakan kepada awak media bahwa mereka terpaksa hutang sana sini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Belum lagi tagihan dari kampung untuk meminta dikirimkan uang.
Untuk diketahui, aksi pekerja menuntut gaji sempat memanas dengan membakar bahan material bangunan seperti kayu dan semen. Pasalnya, pihak RSUD dan Pengelola tidak menemui para pekerja.
Tampak para aparat keamanan datang ke lokasi mendinginkan situasi para pekerja dibangunan RSUD Puri Husada Tembilahan tersebut.
Berdasarkan papan pengumuman yang dipasang, proyek tersebut dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp.42.708.803.604,20 (42,7 milyar rupiah), dengan waktu pelaksana 255 hari.
Belanja modal pengadaan kontruksi/pembelian gedung kantor pembangunan dan rehap RSUD Puri Husada Tembilahan, yang dikerjakan oleh kontraktor dari PT Kiyolan Mulia Karya (PT KMK) dan Konsultan MK PT Tujuh Jaya Konsultan (PT TJK).
Hingga sore pukul 17.00 wib anggota Kepolisian dari Polsek Kota dan TNI Makodim 0314 Inhil berusaha menenangkan massa aksi dengan mediasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Pihak RSUD PH Tembilahan belum bisa dihubungi awak media mengenai tidak dibayarkannya gajih pekerja tersebut.

Berita Lainnya
Bukit Condong Cocok Sebagai Tempat Refreshing, Keindahan Seperti Negeri Diatas Awan
Ada Apa dengan Bakar Tongkang 2026? Lautan Manusia Tahun Lalu Kini Tak Terlihat
Hewan Kurban Jenis Kerbau Mengamuk dan Serang Warga di Pelalawan
Resep Masakan Khas Melayu Inhil Ikan Pari Asam Pedas, Wajib Anda Dicoba
Bisa Pesan Lewat Online, Yuk Kita Cicipi Ketringan Ayam Geprek Yumna Tembilahan
Gubri Syamsuar Persilahkan Kuansing Gelar Pacu Jalur
Bagunan Turap SPBU CODO Longsor Timpa Rumah Warga, Akhirnya di Laporkan ke polres Inhu
Mau! Rasakan Rendang Kerang dan Gulai Telur dengan Rasa yang Lezat, Yuk Pesan di UKMK Riau Agustina
Momen Liburan Hari Raya Idul Fitri 2023, Pengunjung Wisata Pantai Solop Inhil Tembus di Angka 8000 0rang
Geger, Penemuan Mayat Tergantung di Pohon Samping Gedung Taman Budaya Riau Pekanbaru
Kue Bingka Kudapan Suku Banjar di Tembilahan, Tidak Hanya Dikenal dalam Negeri, Tapi Dikenal Juga Sampai ke Luar Negeri
Roti Bakar Gembung Mak Ngah, Kue Legendaris di Tembilahan