Sepanjang Tahun 2020, DJBC Riau Paling Banyak Tangkap Rokok Ilegal
BUALBUAL.com - Sepanjang Tahun 2020, sebanyak 408 kasus penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang berhasil diungkap oleh Jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau. Total dari jumlah kasus yang diungkap tersebut nilai barang yang digagalkan juga tidak main-main, yaitu mencapai lebih dari Rp 432 miliar.
Dari hasil pengungkapan tersebut, DJBC Riau berhasil menyelamatkan kerugian negara dari pengungkapan tersebut sebesar Rp269 miliar lebih.
"Hasil tembakau merupakan kasus terbanyak yang berhasil kita ungkap. Ada 309 kali penindakan yang kita lakukan selama 2020 terhadap komoditi hasil tembakau dengan perkiraan nilai barang Rp 34,9 miliar dan potensi kerugian negara mencari Rp 18,32 miliar," cakap Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) Kantor Wilayah DJBC Riau, Agung Saptono, Rabu (6/1/2021).
Agung mengungkap barang bukti yang diamankan juga mencapai 36,29 juta batang rokok dan hasil pengolahan tembakau lainnya sebanyak 12 liter lebih.
DJBC Riau juga berhasil melakukan penindakan terhadap komoditi NPP (Narkotika, Psikotropika dan Prekursor) sebanyak 33 kali. Dengan barang bukti 215 kg Methamphetamine, 68.441 butir ekstasi, 29 kg ganja, 2.000 butir happy five dan 10,2 gram tembakau gorilla.
Kemudian penindakan terhadap MMEA (Minuman Mengandung Etil Alkohol) sebanyak 10 kali. Dengan barang bukti sebanyak 314 ribu liter yang diperkirakan nilainya mencapai lebih dari Rp 3 miliar.
DJBC Riau juga melakukan penindakan terhadap sejumlah komoditi lain seperti ballpress, handphone, elektronik, tekstil, sepatu, serta sejumlah barang-barang ilegal dan tanpa dilengkapi cukai lainnya.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung kinerja Bea Cukai Riau selama 2020 ini, baik kepada APH lain yang telah bekerjasama dengan baik, juga kepada masyarakat. Kami berharap di tahun 2021 kerjasama yang telah kita bangun semakin solid lagi," ujar Agung.

Berita Lainnya
Miris! Petani Inhil Mengeluh Harga Kelapa Murah, Pemerintah Malah Klaim Harga Kelapa Naik
Setelah di Tetapkan DPO Oleh Polda Riau, di Mana Senenarnya Posisi Plt Bupati Bengkalis Muhammad?
PT. THIP Terbukti Serobot Lahan, Petani Inhil Tuntut Ganti Rugi
1.136 Warga Pekanbaru Kena ISPA, Stok Masker Diskes Menipis!
Kadis PU Siak Laporkan Pengunjukrasa, Merasa Nama Baik Dicemarkan
Karena Tak Tuntas Akhir Tahun, Pekerjaan Dua Flyover di Pekanbaru Ditambah 50 Hari
Sebut Sejumlah nama pembunuh Munir, benarkah hasil TPF dihilangkan?
Di RAPBD 2018 Pemprov Riau Anggarkan Rp.170 Miliar Untuk Pembangunan Gudung Mapolda
Babinsa Koramil 03 Tempuling Goro Perbaiki Jembatan di Desa Harapan Tani
Wawako Pekanbaru Ayat Dukung Menikah Pakai Tes Narkoba
Acara Kenduri Puisi Yang Ke X Di Rokan Hilir Berjalan Sukses
Polsek Tapung Hilir Kampar, Amankan 2 Pelaku Narkoba di Wilayah Desa Kota Garo