Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Hut Ke 71 Kampar, Wagubri Ajak Tegakkan Nilai Kebersamaan Demi Kemajuan Negeri
BUALBUAL.com - Pada saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kampar ke-71, Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kampar untuk kembali menegakkan nilai-nilai kebersamaan demi kemajuan negeri.
Ia menerangkan, hal itu sesuai dengan tema HUT Kampar tahun ini yakni Basamo Mambolo Nagohgi. Dimana, makna yang terkandung dalam hari jadi Kampar tersebut mengingatkan pada ajaran-ajaran nilai keikhlasan, makna perjuangan dan pengabdian.
"Semangat hari jadi ke 71 yang diwujudkan dalam tema Basamo Mambolo Nagoghi memberikan makna yang dalam dengan menegakkan kembali nilai-nilai kebersamaan demi kemajuan negeri," ujarnya di Kantor DPRD Kampar, Sabtu (6/2/2021).
Edy Nasution menuturkan, setinggi apapun gelombang penghalang yang menghadang dalam melangkah meraih cita-cita dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, jika dilakukan dengan kebersamaan maka semua akan terasa lebih mudah.
Ia menerangkan, pembangunan yang dilaksanakan pemerintah bukan hanya sekedar pembangunan fisik yang dapat dilihat hasilnya dengan kasat mata, namun pembangunan mental serta norma-norma adat di tengah masyarakat juga harus menjadi perhatian dalam kehidupan bermasyarakat.
kekayaan alam adat istiadat dan budaya serta sejarah yang tidak ternilai di Kabupaten Kampar ini terus di julang oleh anak negeri dari Bumi Serambi Mekkah tersebut, telah menjadi kebanggaan Provinsi Riau dalam rangka menuju kabupaten Kampar lebih maju dimasa yang akan datang.
Wagubri menambahkan, segenap potensi kabupaten kampar harus dipelihara dan dilestarikan karena ini adalah aset dan harga diri suatu daerah dan diharapkan lebih memakmurkan masyarakatnya.
"Dengan segala kelebihannya, Kabupaten Kampar telah banyak memberikan kontribusi bagi peningkatan devisa dan perkembangan ekonomi daerah," tuturnya.
Di era globalisasi ini, ungkapnya, tantangan dan perubahan zaman pun harus dihadapi, begitu pula dengan masuknya pengaruh budaya asing yang harus di saring yang akan mempengaruhi dan mewarnai perilaku kepribadian masyarakat.
Salah satu upayanya dengan memberikan sedikit pengetahuan dan memberikan contoh kepada generasi muda agar senantiasa Mencintai budayanya sendiri, sehingga generasi muda Riau dapat tumbuh dan berkembang seiring dengan kebesaran dan keberagaman budaya itu sendiri.
"Untuk itulah peran sentral dari komponen masyarakat kampar harus menjadi pilar utama selain dari pemangku kepentingan pimpinan daerah," katanya.**

Berita Lainnya
Motif Pria Penghina Bupati Inhil HM. Wardan di Facebook?
Hakim Tolak Keberatan Eks Sekdako Dumai, Terkait Korupsi Jalan Poros
Hangat Di Netizen, FPI Bakal Jadi Parpol Islam? Ini Jawaban Habib Novel
Pemkot Malang Lahirkan Semangat Inovasi Dimulai dari Kelurahan
Riau Bangkit Dari Keterpurukan Masa Lalu, Andi Rachman, Dengan Tulus Ikhlas Membenahi Dan Membangun Riau
Dumai Terbitkan 29 Ribu Keping Kartu Identitas Anak 'Pertama di Riau'
Berikut 4 Nama Calon DPD yang Mendulang Suara Terbanyak di Riau 'Hanya 1 Petahana Bertahan'
Lulus Administrasi, 252 Pelamar PPPK Pemko Pekanbaru
Usai di PKB, Balon Bupati Rohil Rusli Efendy Kembalikan Formulir ke Nasdem
Sekda Inhil Lantik Kepengurusan HNSI Kecamatan Tembilahan Hulu
Indrapuri Fc Keluar Sebagai Juara I di Liga Mandiri Tapung
Tiga Pelaku Pencuri Minyak Mentah Milik Chevron Riau Masih Diburu