PILIHAN
Dinas Koperasi dan UMKM Rohil Gelar Peringatan HKN Ke 72 Yang Dibuka Langsung oleh Sekda Surya Arfan
BUALBUAL.com - Dinas Koperasi dan UMKM Rokan Hilir menyelenggarakan peringatan Hari Koperasi Nasional (HKN) Ke 72 Tahun, yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Drs.H. Surya Arfan.Msi. di Gedung H. Misran Rais Bagansiapiapi.
Sekda menjelaskan, bahwa seluruh pengurus koperasi, perbankan, dan pejabat, memberikan motivasi dalam rangka pengembangan usaha koperasi. Hal itu sebagai apresiasi terhadap koperasi yang berprestasi. Prestasi yang diraih koperasi, salah satunya tepat waktu dalam melaksanakan rapat anggota tahun (RAT), tata kelola yang baik, serta pembinaan Sebagai motivator, contoh Camat Pekaiatan.
Dikatakan Sekda, di Kabupaten Rokan Hilir ada 311, seharusnya jumlahnya 361, namun 50 koperasi lagi masih dalam tahap pembinan, dan menjadi tanggung jawab Kadiskop dan camat untuk mengembangkan koperasi tersebut.
Sekda mengatakan, satu hal yang sangat mengembirakan, saat mengikuti rakor di Pekanbaru, terkuak adanya dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan modal pembiayaan putra.
Menurut Sekda, Bahwa pemerintah menyiapkan Rp 150 Triliun dana pinjaman untuk di seluruh indonesia, memang dibatasi, tapi siapa dulu bakal mendapat pinjaman modal kenapa tidak dimanfaatkan.
Kita minta kepada pihak perbankan yang beroperasi di Rokan Hilir, seperti BNI, BRI, Bank Riau, Bank mandiri, dan Bank Rohil, untuk memberikan kemudahan pinjaman kepada usaha kecil agar bisa berkembang dan tumbuh secara baik, pinta Sekda Surya Arfan.
Sampai hari ini, banyak usaha kecil yang membutuhkan modal pinjaman serta pemasaran. Kesannya perbankan mempersulit usaha mendapatkan modal, mungkin alasan usaha yang tidak memungkinkan. Diharapkan, Perbankan bersama dengan pemda, jangan takut hingga menghindari usaha kecil, Sebagaimana koperasi UMKM dengan stuasi dunia, tak pernah bimbang akan ekonomi tetap saja hidup.
Kata Sekda lagi, ini suatu hal yang membanggakan, dengan menghidupkan ekonomi kelas menegah dan kebawah melalui koperasi sebagai penopang ekonomi, bagaimana mengembangkan koperasi secara baik.
Kita ketahui bahwa pegadaian memborohkan barang dulu baru mendapat pinjaman, dan sekarang tidak lagi. Usaha koperasi sudah bisa sebagai penyaluran uang pemerintah, tutur SuryaArfan .
Kadiskop UMKM Rokan Hilir H. Wazirwan Yunus, S.sos. mengatakan, diera reformasi, Koperasi melakukan Revolusi secara total, dulunya kita manual sekarang digital 4.0 keterbukaan secara online.
Tahun ini, tambah Wazirwan, 20 unit koperasi dinonaktifkan, dan 30 unit lagi tahap pembinaan, karena mereka tersangkut dengan pinjaman hutang kepada pemerintah dan pihak ketiga, sehingga belum bisa dibubarkan.
Editor : Edisupriadi

Berita Lainnya
Aksi Demo Mahasiswa, Pemkab Inhil Beri Klarifikasi Anjloknya Harga Kelapa
Terkait Ambruknya Jembatan Desa Saka Palas, Dinas PUPR Nyatakan Tidak Pernah Terbitkan SPK
Besok Presiden Dijadwalkan ke Riau, Terkait Karhutla dan Kabut Asap
Lawan Penyebaran Covid-19, PT. Prusahaan Gas Siapkan 1,3 M
Terkait Irban, BKD Riau Koordinasi ke Kemendagri
Ribuan Massa Desak Polda Riau Tahan Plt Bupati Bengkalis 'Muhammad' Tersangka Kasus Pipa Transmisi di Inhil
Aktifis Anti Korupsi: Laporkan Mantan Bupati Kuansing ke KPK dan ICW Terkait Mark Up Anggaran
BPOM Umumkan 27 Produk Ikan Makarel Mengandung Cacing
Telkomsel Adakan Pengobatan Gratis 'Wujudkan Masyarakat Sehat Berkualitas'
Kinerja Camat Tanah Putih Rohil, Dinilai Kurang Memuaskan
BKD Inhil : Belum Ada Kepastian Kapan Pelaksanaan Ujian SKB di Gelar
Wapres JK, Itu Sangat Kecil, Soal 181 Kasus Korupsi Dana Desa