Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Dugaan Korupsi Dana Bansos, Massa Aksi Minta Kejati Usut Tuntas 3 Orang Dekat Gubri Syamsuar
BUALBUAL.com - Sejumlah massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan, melakukan unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Senin (15/2/2021). Mereka meminta kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di Pemkab Siak.
Massa datang ke Kejati Riau membawa spanduk cukup besar yang meminta pengusutan dana bansos terus dilanjutkan. Dalam spanduk itu dipasang tiga foto orang dekat Gubernur Riau H Syamsuar, yakni Indra Gunawan, Ulil Amri dan Ikhsan.
"Lanjutkan pemeriksaan orang-orang Gubernur Riau diduga terlibat korupsi bansos di Kabupaten Siak. Tangkap dan hukum mati," demikian kata-kata yang tercantum di dalam spanduk tersebut.
Koordinator aksi Vahriontirza Havilah menyebutkan, hingga kini penanganan kasus dugaan korupsi bansos belum ada titik terang. "Korupsi yang mengakibatkan kerugian negara ditaksir miliaran rupiah itu belum juga tuntas," kata Vahrion.
Massa menilai, dalam penanganan kasus ini belum terungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Padahal tiga orang kepercayaan Syamsuar sudah berulang kali dimintai keterangannya oleh penyidik Pidana Khusus Kejati Riau.
"Ini adalah orang-orang Gubernur Riau dan ada dugaan keterlibatan. Dalam hal ini mereka dipanggil dan diperiksa serta diberi hukuman yang berat jika terbukti bersalah," kata Vahrion.
"Kami inginkan orang seperti Ikhsan, Indra Gunawan, Ulil Amri agar mendapat hukuman yang berat bila terbukti bersalah. Bila perlu beri efek jera yang maksimal untuk para pelaku korupsi dana bansos ini, lanjut," sambung Vahrion.
Dalam tuntutannya, pendemo juga meminta Gubernur Riau mendukung Kejati Riau dalam melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dicurigai terlibat dalam korupsi bansos. "Kami juga dukung, Kejati Riau dan kepolisian mengusut tuntas kasus ini," kata Vahrion.
Kedatangan massa diterima oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan. Ia berterima kasih atas aspirasi dan dukungan dalam penanganan kasus korupsi.
Muspidauan menyebutkan, saat ini tim Pidsus Kejati Riau masih melakukan pengusutan terhadap kasus bansos tersebut. Kasus itu sudah ditingkatkan ke penyidikan.
"Kami minta adek-adek bersabar. Kasus sedang ditangani oleh tim. Beri ruang kepada penyidik untuk menuntaskan kasus tersebut," kata Muspidauan.
Setelah menyerahkan lembar tuntutan dan mendengar penjelasan dari Muspidauan, massa yang dikawal pihak kepolisian membubarkan diri dengan tertib.

Berita Lainnya
Gegerkan Warga! Bocah Berusia 6 Tahun Ditemukan Dalam Perut Buaya
Sidang Pertama Diterima Majelis Hakim, Paslon 03 Pilkada Pesibar Ditetapkan Sebagai Pihak Terkait
Serangan Bom yang Dilakukan 2 Teroris Guncang Ibu Kota Turki
Pasutri di Inhil Dibegal, Korban Alami Luka di Leher dan Kerugian Capai Rp30 Juta
Ini Penyebab Kabag Umum dan Kehumasan Setwan DPRD Kepri Laporkan Oknum Wartawan ke Polisi
Warga Panca Jaya Mesuji Keluhkan Akses Jalan yang Berlubang
Warga Singapura yang Aniaya Istri dan Anak Tirinya di Tanjungpinang Hanya Dituntut 10 Bulan, Pengacara Korban Kecewa
Tim Gabungan Temukan Jenazah Korban Hanyut di Sungai Batang Lubuh Rohul
Kuasa Hukum Afridah Cake: Kita Siap Ganti Rugi kalau Ada Pelanggan Komplain tapi Jangan Dihebohkan
Anggota DPRD Pekanbaru Melapor ke Polisi, Warga: Dia Datang Menyerang Bawa Kunci Roda
Kadisdik Riau Kamsol Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi USB SMAN 1 Tembilahan
MAKIN MENDUNIA! Tarian Pacu Jalur Kuansing Viral Sampai Jepang, Lagu ''Yoru No Odoriko'' Ikut Meledak!