Syarwan Hamid Sebut LAM Riau Tak Layak Kelola Blok Rokan, Urus Adat Saja
BUALBUAL.com - Keinginan Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) untuk mengelola Blok Rokan mendapat kritik dari berbagai pihak. Salah satu kritik keras berasal dari Letnan Jendral TNI (Purn) Syarwan Hamid.
Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ini mengatakan jika LAM tak layak mengelola ladang minyak bumi Blok Rokan yang akan ditinggal oleh PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI).
"Nggak sesuai visinya. Diakan lembaga budaya. Harusnya ya sesuaikan. Misalnya kalau soal tanah ulayat ya masih bisa turun tangan. Kalau soal kelola Blok Rokan saya rasa tak layak," ujar Datuk Panglima Besar Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LMB) ini, Kamis (25/2/2021).
Ia mengatakan permasalahan kelola Blok Rokan ini adalah masalah teknik, bisnis. Tak bisa ditangani oleh Adat.
"Inikan urusan minyak. Bagaimana bisa menggenjot hasil minyak bumi. Apakah bisa LAM mengelolanya," Cakapnya.
Dikatakannya lagi, seharusnya soal minyak itu diurusi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sesuai dengan bidangnya. Sebut saja Riau Petroleum atau Bumi Siak Pusako (BSP).
"Kalau saya menilai di LAM juga tidak ada orang yang menguasai ilmu soal pengolahan minyak bumi. Rasanya tak ada orang yang bisa. Ilmu perminyakan itukan bukan bisa didapat tiba-tiba. Butuh sekolah khusus," jelasnya.
Dengan tegas Syarwan Hamid juga mengatakan seharusnya LAM itu disesuaikan dengan namanya yakni mengurusi adat bukan berbisnis.
"Kita takut nanti ini malah dioper-oper ke yang lain. Untuk itu saya sampaikan sebaiknya LAM ngurus masalah adat saja," tutupnya.

Berita Lainnya
Semangat Warisan Dunia, DKR dan Sultan Resto Gelar Gelanggang Pantun
Menginjak Usia ke-20, Ini Harapan Ketua IWP Tanjungpinang
Paling Muda Berumur 18 Tahun, Inilah 5 Artis Hollywood dengan Gaji Paling Mahal 2022
Perguruan PPS Panca Daya Lampura Rayakan Hari Jadi ke-31
Akademisi Desak Kejelasan Status Bangunan Semipermanen di Jalan Soekarno-Hatta
LAM Riau Usulkan Nama Tol dan Ruasnya di Riau
Segera Tinggalkan! 7 Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Kerap Dilakukan Mulai dari Kesehatan hingga Hubungan Sosial
36 Peserta dari Berbagai Negara, Azima Putri dari Riau Sabet 1st Runner Up di Bangkok
Struktur Kepengurusan IWO Mesuji Resmi Dibentuk Kembali
3 Orang Pengurus Lembaga Tepak Sirih Rohil Ikuti Workshop Seni Taman Budaya di Pekanbaru
Pijar Melayu dan IG Kuansing Bacarito 'Berpijar' Tentang Warisan Budaya Kuantan Sebagai Tamadun Melayu Tua
Bagus Santoso: Situs Budaya Peninggalan Sejarah Harus Terjaga