PT JJP Tak Penuhi Panggilan Bupati dan DPRD, Mahasiswa Minta akses Perusahaan di Portal
BUALBUAL.com - Ketua DPRD dalam statementnya bahwa segera memanggil pimpinan PT. Jatim Jaya Perkasa terkait polemik Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Rokan Hilir Menggugat dengan PT. Jatim Jaya Perkasa.
Mahasiswa dan masyarakat menggugat perusahaan tersebut lantaran PT. JJP Diduga telah merampas lahan masyarakat kurang lebih 600 Hektar di Kepenghuluan Teluk Bano II.
Informasi yang didapat, bahwa hari Rabu (28/7) pihak perusahaan tidak memenuhi panggilan Ketua DPRD Rokan Hilir. Namun hal tersebut juga tidak diindahkan pihak PT. Jatim Jaya Perkasa.
"Intinya kami akan panggil yang kedua kalinya," kata Krismanto selaku anggota DPRD Rohil melalui pesan WhatsApp.
Disayangkan, tidak hadirnya pihak Perusahaan PT. Jatim Jaya Perkasa atas panggilan DPRD, Maston Ketua DPRD Rokan Hilir enggan memberikan keterangan. Ia hanya mengatakan, Ia tidak usah diwawancara. Sebab, Ia tidak mau bicara terlalu jauh.
Hal ini, Jenlap Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Rokan Hilir Menggugat, Rabu, (28/7) kepada awak media mengatakan,
ya kita menunggu implementasi yang disampaikan Ketua DPRD. Katanya hari ini pimpinan ataupun pihak perusahaan akan memenuhi panggilannya. Kita terus kawal, sekalipun tidak dilibatkan.
"Informasi yang kita dapat sore ini, bahwa pihak perusahaan juga tidak datang. Nah itu dibuktikan dengan statement Krismanto akan memanggil untuk kedua kalinya," ujarnya.
Ahmad Oki juga menambahkan, bahwa ketidakhadiran pihak perusahaan atas panggilan Ketua DPRD pihaknya belum mengetahui. Pasalnya, Ketua DPRD Maston tidak membeberkan keterangan apapun. Mahasiswa menanggapi, antara DPRD dan PT. Jatim Jaya Perkasa membuat publik ambigu.
"Kami tidak mengetahui pihak perusahaan datang atau tidak. Sebab kami tidak ada ditempat dan kami tidak mengetahui waktunya. Informasi yang kami dapat sore ini pihak perusahaan enggak datang. Nah, kalau kejadiannya semacam itu, perlu dong keterangan Ketua DPRD. Tapi kali ini beliau enggan memberikan keterangan. Kami dan publik dibuat ambigu," jelas Oki.
Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Rokan Hilir Menggugat, Syaiful Anwar juga menegaskan, pertama aksi Mahasiswa dan Masyarakat tidak ada perwakilan PT. Jatim, Kedua Rapat Fasilitasi diundang Bupati Rohil Manager PT. Jatim tak datang. Hari ini di panggil dan diundang secara resmi oleh Ketua DPRD lagi lagi pimpinan Jatim tak datang.
"Sudah lah, kita sepakati saja, kita usir saja PT. JJP dari negeri Rokan Hilir yang bertuan dan bermarwah ini, kita adalah pemilik sah negeri ini," pungkasnya.
Korlap Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Rokan Hilir menggugat Okta Rinaldi juga mengatakan, ia minta kepada pemerintah daerah Bupati dan Ketua DPRD untuk memportal lahan masyarakat yang bermasalah dengan PT. Jatim Jaya Perkasa.
Dalam hal ini Bupati dan DPRD kita juga minta kepada Pemerintah untuk menutup akses perusahaan. Artinya mahasiswa minta produksi PT. JJP dihentikan sementara waktu sebelum masalah diselesaikan, jika tidak dipenuhi maka kami mahasiswa bersama dengan masyarakat akan mengadakan Aksi ngecamp dan portal di depan pabrik JJP," tutupnya.

Berita Lainnya
22 Ribu Pohon Kelapa Mati Akibat Replanting, PT THIP Berikan Ganti Rugi kepada Warga Tanjung Simpang
Anggota Brimob Riau Curhat di Medsos, Ngaku Kerap Setor Uang ke Komandannya Capai 650 Juta Rupiah
Malam Mencekam di Pelalawan! Kasir PT MPT Ditemukan Penuh Luka Tusukan, Uang Rp76 Juta Raib
Galian Sumur Bor di Inhu Keluarkan Gas, Pertamina Turun Kelokasi
Datuak Mangkuto Jilelo Tinjau Latihan Jalur Kori Pusako Kampuang Layang Jelang Event Tepian Narosa
Terkait TSM, KPU Bandarlampung Batalkan Paslon Wali Kota Eva-Deddy
Satu Unit Rumah Janda di Dusun Mekar Jaya Kecamatan Pulau Burung Terbakar
Sungai Guntung Dilanda Kebakaran Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Abrasi Makin Ganas! Empat Rumah dan Rumah Tahfiz Lenyap Diterjang Longsor di Inhil
Sempat Curhat Masalah Rumah Tangga, Tukang Urut di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Suami Menghilang!
DBH Rp4 Miliar Tanpa Nama Perusahaan, Polemik Tambang PT CPM Makin Memanas di Lingga
PJID Rohil Pertanyakan Pihak Sekolah Mas Tarbiyah Islamiyah Panipahan Darat Berhentikan Siswa Sepihak