22 Ribu Pohon Kelapa Mati Akibat Replanting, PT THIP Berikan Ganti Rugi kepada Warga Tanjung Simpang
BUALBUAL.com - Sebanyak 22 ribu pohon kelapa milik masyarakat di Desa Tanjung Simpang mati akibat proses replanting (peremajaan lahan) yang dilakukan oleh PT Tabung Haji Indo Plantation (PT THIP). Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, mengingat kelapa merupakan salah satu sumber utama mata pencaharian mereka.
Proses replanting ini dilakukan oleh PT THIP dengan tujuan meningkatkan produktivitas lahan perkebunan kelapa sawit. Namun, dampaknya ternyata merugikan warga yang menggantungkan hidupnya pada hasil panen kelapa. Banyak pohon kelapa yang mati akibat aktivitas tersebut, sehingga para petani mengalami kerugian besar.
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT THIP sepakat untuk memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak. Meski demikian, beberapa warga masih berharap ada solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kami bersyukur ada ganti rugi, tapi yang kami butuhkan adalah kepastian agar lahan kami tidak terdampak lagi ke depannya," ujar salah satu warga setempat.
Pihak PT THIP sendiri menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan masyarakat dalam setiap program replanting yang akan dilakukan di masa mendatang. Mereka juga berjanji akan lebih berhati-hati agar tidak merugikan warga sekitar.
Kasus ini menjadi pelajaran bagi perusahaan dan masyarakat untuk lebih memperhatikan dampak lingkungan dan ekonomi dalam setiap kebijakan yang diambil, terutama yang menyangkut mata pencaharian warga setempat.

Berita Lainnya
PROJO Kampar Resmi Laporkan Kades Tanah Merah ke Kejari
Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang Bandara SSK II Pekanbaru Hanya 800 Meter
Apakah Status Satpol PP Semua PNS Sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014?
Puluhan Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Diberikan Pelatihan Menjahit
Heboh! Suami Sedang Bekerja, IRT di Koto Kari Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan
Wacana Konser di Wisata Pulau Kosiok Desa Muara Jalai Dibatalkan
Sejak Tahun 2015, Akses Jalan Menuju 4 Desa di Pesibar Ini Tidak Tersentuh Pembangunan
Alhamdulillah! Hujan Deras Akhirnya Guyur Riau, Warga Berharap Kabut Asap Segera Hilang
22 Siswa SDN di Tembilahan Diduga Keracunan Makan Olahan MBG Dilarikan ke Rumah Sakit
PETI Mulai Serang Tepian Narosa Teluk Kuantan, Rakit Setingkai Dimusnahkan Polisi
Sempat Bikin Keluarga Khawatir, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan
Seorang Ayah di Kecamatan Mandah Tega Cabuli Anaknya Sendiri yang Masih Berusia 13 Tahun