Puluhan Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Diberikan Pelatihan Menjahit
BUALBUAL.com - Lembaga Pemasyarkatan Narkotika Klas II A Tanjungpinang terus melakukan inovasi didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, inovasi terakhir adalah pelaksanaan kegiatan Pangling (Penitipan Makanan keliling), Inovasi ini dibuat agar dapat memudahkan Masyarakat didalam mendapatkan pelayanan terbaik.
Tidak hanya itu, di tengah masa Pandemi Covid-19, 60 WBP PASTIKA Tanjungpinang masih terus tekun belajar keterampilan menjahit, Selasa(24/11), pelatihan menjahit ini dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Tanjungpinang bekerjasama dengan CV. Nadira Tanjungpinang.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Wahyu Prasetyo, dalam kata sambutanya juga berharap dengan terlaksananya kegiatan ini warga binaan memiliki skill yang mumpuni sehingga kelak saat bebas dapat menggunakan keterampilannya untuk mendukung penghidupannya di tengah masyarakat.
“Kami laksanakan kegiatan pelatihan kemandirian bersertifikasi ini sebagai bentuk pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan, semoga berguna kelak setelah mereka selesai menjalankan pidananya dari sini dan tidak kembali ke jalan yg melanggar hukum lagi," ujarnya.

Berita Lainnya
Oknum Kepala Daerah di Kepri Diduga Selingkuh
Geger di Inuman Kuansing! Mayat Lansia Mengapung di Sungai, Identitas Terungkap
Gelar Silaturahmi di Momen Idul Fitri, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno dengan PP IWO Bahas Masalah Ini
Kodim 0412/LU bersama Polres Lampura Temukan Penimbunan BBM Jenis Solar dan Pertalite
Sudah Sepekan Sampah Menumpuk di Pasar Belilas, Menimbulkan Bau Tak Sedap
Kafe Menantea di Jalan Sumatera Pekanbaru yang Terbakar
Tawuran Pemuda di Bengkalis Berujung Damai, Sepakat Tidak Saling Dendam
Camat Palika dengan Tegas Bantah Soal Tudingan Kegiatan dan SPJ Fiktif
Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Kubang, Kampar
Remaja 17 Tahun Hilang di Sungai Batang Kuantan, Warga Lakukan Pencarian
Konferensi Pers Lapas Kelas IIA Kotabumi Terkait Klarifikasi Adanya Berita Hoaks
Pasca Meninggalnya Bocah 6 Tahun, Ketua IWO Riau Minta Pihak Terkait Periksa Standar Operasional Keselamatan di Wisata Kampar Inhil