22 Siswa SDN di Tembilahan Diduga Keracunan Makan Olahan MBG Dilarikan ke Rumah Sakit
BUALBUAL.com - Kepanikan melanda warga Tembilahan setelah sebanyak 22 orang siswa SDN 032 Jalan Swarna Bumi harus mendapatkan perawatan medis akibat diduga keracunan makanan, Jumat (22/8/2025).
Insiden ini terjadi usai para siswa mengonsumsi hidangan yang diduga berasal dari makanan olahan MBG.
Kepala RSUD Puri Husada (PH) Tembilahan, dr. Rahmat, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, para pasien datang dengan gejala serupa, seperti muntah-muntah, sakit perut, dan pusing.
"Gejala yang dominan adalah muntah. Hingga saat ini sudah ada 2 orang yang dirawat intensif di RSUD PH, sementara lainnya masih dalam observasi sesuai keluhan masing-masing,” ungkap dr. Rahmat.
Selain di RSUD PH, tercatat 4 orang korban dirawat di RS 3M dan 2 orang lainnya di Puskesmas Gajah Mada.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir memastikan bahwa kondisi seluruh pasien masih dalam penanganan medis dan tidak ada yang mengkhawatirkan.
“Kalau dilihat dari gejala, InsyaAllah dapat ditangani. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional, di mana OPD terkait seperti Dinas Kesehatan turut dilibatkan,” jelasnya.
Hingga kini, pihak berwenang masih menelusuri sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut.

Berita Lainnya
Sungai Anak Serka Makin Dangkal, Warga Kesulitan Angkut Hasil Pertanian
DBH Rp4 Miliar Tanpa Nama Perusahaan, Polemik Tambang PT CPM Makin Memanas di Lingga
Anak Di Rohil Terkejut, Panggil Kakak dan Kakek Sebut Ayah Gantung Diri di dalam Kamar
Dituduh Pelakor dan Lonte di Depan Umum, Warga Rengat Akan Tempuh Jalur Hukum
Kadin Kota Tanjungpinang Merasa Terzolimi Saat Urus Izin di DPMPTSP Kepri
Kapal Motor Tenggelam di Perairan Tanjung Melayu Inhil, 1 ABK Hilang
Seorang Pemuda di Tembilahan Ditemukan Tewas Gantung Diri
Anthony Hamzah Klaim Lahan Fiktif, Petani Kopsa-M Berang dan Buat Pernyataan Klarifikasi
KPK-Kejati Riau Harus Usut Temuan BPK RI di Dinas Pertanian Kuansing
Kemanakah Dana 42 Milyar Rupiah Pemko Tanjungpinang yang Katanya Untuk Penanganan Covid-19
Harga Telur Lebih Mahal dari Pada Harga Kelapa! Petani Inhil Turun ke Jaan, Desak Bupati H. Herman Bertindak
Dalam Satu Malam Dua ekor Buaya Besar di Inhil Berhasil Ditangkap Warga