Kantor Balai Desa Jaya Murni Diduga Curi Aliran Listrik Guna Penerangan Taman
BUALBUAL.com - Dugaan adanya pencurian arus listrik yang digunakan untuk menghidupkan lampu sorot tembak berjenis LED yang terpasang untuk menerangi taman dan Lapang yang di Desa Jaya Murni Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kini sudah dilepas.
Hal tersebut diakibatkan setelah pencurian arus listrik itu viral di media sosial, kabel penghubung dan saklar yang digunakan untuk melakukan pencurian arus listrik tersebut tidak lagi terpasang bahkan tidak lagi ada pada gedung tersebut.
Mirisnya gedung tersebut merupakan Posko Kesehatan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Desa Jaya Murni.
Diketahui Sebelumnya terdapat kabel kecil berwarna hitam dan saklar yang diduga sebagai alat untuk melakukan pencurian yang terpasang di Posko Kesehatan Kampung Tangguh Nusantara (KTN).
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Jaya Murni, Sukatun sedang tidak berada di rumah. Menurut penjelasan salah satu keluarganya dia sedang melayat.
"Nggak di rumah, dia ngelayat ada istri pak Lurah yang meninggal jadi dia keluar ngelayat belom pulang," ucap salah seorang wanita yang dirahasiakan identitasnya, Selasa (17/08).
Sementara dari pihak PLN belum dapat dikonfirmasi terkait izin pengambilan aliran listrik secara langsung tersebut.

Berita Lainnya
Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan Lintas Bono
Inilah Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tanggal 14 September
Gugatan PMH Pecah di Rengat, Direktur dan Komisaris PT SBP Diseret ke Meja Hijau
Biadab! Seorang Bocah di Inhil Diduga Jadi Korban Penculikan dan Pemerkosaan
Randis Rusak Parah Milik Dinas PUPR Lampura, Ini Penjelasan Kabid Pengelolaan BMD
Debt Colector Batavia Finance Berembel Pers Tarik Paksa Kendaraan
Begini Kronologi Penangkapan Bupati Kuansing 'Andi Putra' Hingga Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK
Laka Lantas di Jalintim Pematang Reba, Ririn Meninggal Dunia, Sopir Truk Serahkan Diri
Aleng Ditemukan Tewas di Kos-kosan Pekanbaru, Diduga Terjatuh di Kamar Mandi
Satgas Polda Riau Bakar 4 Rakit PETI di Kuansing, Tak Ada Ampun untuk Perusak Lingkungan
Petani di Inhu Diserang Harimau Saat Mencari Damar di Hutan
Ratusan Masa dari Aliansi Gabungan Masyarakat Peduli Lingga Lakukan Aksi Damai