Dongkrak Ekonomi Kerakyatan, Pemprov Kepri Gandeng Bank Riau Kepri
BUALBUAL.com - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro dengan subsidi bunga/marjin, Jumat (20/8) di Menara Hang Merdu Bank Riau Kepri, Pekanbaru, Riau.
Nota Kesepahaman yang baru ditandatangani oleh Gubernur ini merupakan salah satu upaya Pemprov Kepri dalam upaya mendongkrak ekonomi Kepri dimasa pandemi COVID-19 melalui sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan cara memberikan pinjaman lunak dengan bunga 0% selama masa pinjaman 2 tahun.
Tidak hanya pemberian pinjaman tanpa bunga saja bagi pelaku UMKM, namun Gubernur juga meminta langsung kepada Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari agar UMKM yang melakukan pinjaman bisa diberi tenggang waktu untuk mulai pembayarannya.
"Mengingat di bulan pertama, kedua dan ketiga, biasanya para pelaku UMKM ini baru memulai usahanya. Jadi agar bisa diberi tengggang waktu di bulan ke-4 baru mulai membayar angsuran pinjaman," pinta Gubernur dalam pidatonya.
Untuk menanggung bunga pinjaman pelaku UMKM, Pemprov Kepri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar. Dengan ketentuan setiap UMKM bisa meminjam maksimal Rp 20 juta. Jika rata-rata UMKM meminjam sebesar Rp20 juta, maka akan ada 1000 UMKM yang dapat memanfaatkan fasilitas ini. Dan jika jumlah pinjamannya bervariasi, contohnya ada yang meminjam Rp 5 juta, Rp 10 juta dan sebagainya. Maka jumlah UMKM nya bisa lebih banyak lagi.
Menurut Gubernur memang harus ada langkah strategis untuk mendongkrak perekonomian di Kepri. Dan program pinjaman lunak tanpa bunga ini sendiri adalah salah satu langkah untuk menjaga eksistensi UMKM. Karena UMKM sendiri merupakan basis ekonomi kerakyatan yang harus dipupuk, dijaga dan dipelihara agar mampu menjadi roda ekomoni kerakyatan yang handal.
"Kegiatan malam ini salah satu langkah strategis yang kita lakukan dan memang dibutuhkan oleh masyarakat. Kita pilih Bank Riau Kepri, karena ini punya kita. Dan bantuan modal bagi UMKM yang diberikan, jaminan bunganya sepenuhnya menjadi tanggungan Pemprov Kepri," tegas Gubernur lagi.
Selama program ini berjalan, lanjut Gubernur, Pemprov Kepri akan bersungguh-sungguh dalam melakukan pengawasan serta akan melakukan asistensi. Tujuannya agar program ini bisa berlanjut dan UMKM bisa berkembang.
"Semoga program ini lancar dan berlanjut terus. Pelatihan-pelatihan untuk UMKM akan kita lakukan dengan cara mengkoordinir Pemerintah di Kabupaten dan Kota agar memberikan pendampingan," ujarnya.
Hal ini juga sebagai salah satu program Gubernur Kepri H.Ansar Ahmad dalam upaya pemulihan ekonomi di Kepri pasca dihantam badai gelombang pandemi COVID-19. Sesuai dengan salah satu misinya, program ini juga sebagai bentuk percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari mengatakan bahwa nota kesepahaman yang dilakukan bersama Pemprov Kepri ini merupakan program bagus dan sangat membantu masyarakat, terutama dari sektor Usaha Mikro
"Program seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi ditengah pandemi COVID-19 saat ini. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan dan program ini bisa berlanjut," harap Andi Buchari.
Diakhir acara Gubernur langsung menggelar pres converence secara virtual dengan para wartawan yang ada di Kepulauan Riau. Dan meminta agar program ini disampaikan kepada seluruh masyarakat Kepri.
Secara teknis, pelaksanaan program bantuan pinjaman modal tanpa bunga ini, Pemprov Kepri sudah membahasnya dengan pihak Bank Riau Kepri. Tanpa terkecuali, Penerima bantuan bunga pinjaman modal usaha tanpa bunga ini adalah pelaku UMKM se-Provinsi Kepri.
Syaratnya, pelaku UMKM ini harus punya izin usaha dari PTSP, minimal, izin mendirikan usaha dari pihak kelurahan atau desa setempat.
Masyarakat yang mempunyai usaha, bisa langsung datang ke Bank RiauKepri. Baik secara individu (perorangan) maupun kelompok.
Turut hadir mendampingi Gubernur dalam kesempatan ini Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala BP2RD Reni Yusneli, Kadis Koperasi dan UKM Agusnawarman, Plt.Kepala BPKAD Veni Meitaria Detiawati dan Plt. Karo Humas Protokol & Penghubung.

Berita Lainnya
BPOM Tanjungpinang dan Kemenag Bintan Temukan 9 Produk yang Mengandung Unsur Babi
Diskominfotik Riau Literasi Media SMA/SMK, Pertama di SMAN 5 Pekanbaru
Jubir Tim Gugas Covid-19 Inhil: Masyarakat Diharapkan Jujur saat Ditanya Petugas
DPMD Inhil Sosialisasikan Perbup Disiplin PPPK, Ada Sanksi hingga Pemutusan Hubungan Kerja
Dirut Pertamina Paparkan Tahapan Pendaftaran Mitra Pertashop
Tak Ada Ampun! 161 Gram Sabu Dimusnahkan, Polisi Siap Sikat Jaringan Narkoba di Kuansing
Gubri Syamsuar Harap TKSK Bantu Pemerintah Jangkau Masyarakat Kurang Mampu
Kakanwil kemenag Riau Imbau Masyarakat untuk Salurkan Zakat Melalui Lembaga Resmi
Kasmarni Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Kabupaten Bengkalis
Masyarakat 2 Desa Ucap Terima Kasih kepada PT ASGD Telah Perbaiki Jalan Sepanjang 3 Km di Bangko Pusako
DPRD dan Pemprov Riau Segera Teken MoU APBD-P 2025
Deklarasi GREEN for Riau, Pemprov Komitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca