Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Tiga Calon Pimpinan Bank Riau Kepri Tunggu Panggilan Fit and Proper Test di OJK
BUALBUAL.com - Calon tiga pimpinan Bank Riau Kepri (BRK) saat ini tengah proses pemanggilan untuk menjalani fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat.
Tiga jabatan pimpinan BRK yang direkomendasikan ke OJK yakni Komisaris Utama, Komisaris Independen, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
Dimana masing-masing jabatan terdapat dua nama yang diusulkan hasil Rapat Umum Pegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) BRK pada Juni lalu. Untuk posisi Komut yakni Masrul Kasmy dan Syahrial Abdi.
Kemudian Roy Parakoso dan Yandrisyah untuk posisi Komisaris Independen. Lalu Fajar Restu dan Hendra Buana untuk posisi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
"Sekarang lagi proses pemanggilan untuk fit and proper test, tadi sudah saya sampaikan ke Pak Direktur Utama (Dirut) BRK," kata Kepala OJK Riau, Muhamad Lutfi. Senin (30/8/2021).
Hanya saja Lutfi belum mengetahui pelaksanaan fit and proper test, sebab yang melakukan wawancara masing-masing kandidat tiga pimpinan BRK itu OJK pusat.
Disinggung apakah ada batas waktu untuk fit and proper test calon Komisaris Utama, Komisaris Independen, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK, Lutfi menyatakan semua ada batas waktunya.
"Kita kerja di OJK ada Service Level Agreementnya (SLA). Itu untuk proses kegiatan pasti ada batas waktu. Namun batas waktu itu ada persyaratan yang harus diterima lengkap," terangnya.
"Jadi kami memprosesnya setelah diajukan. Karena sepanjang syarat diusulkan lengkap, itu OJK sesuai standar 30 hari harus sudah selesai.
Ini kawan-kawan BRK baru mengajukan permohonan fit and proper test, itu kurang lebih sebelum 17 Agustus. Baru-baru ini," tambahnya.
Disinggung apakah dengan belum lengkapnya akan menghambat peralihan BRK Syariah, yang targetnya tahun 2021, Lutfi menyatakan memang salah satu syarat untuk konversi ke BRK Syariah harus lengkap pengurusnya.
"Kekurangan pengurus (BRK) memang salah satu yang menjadi salah persyaratan untuk bisa syariah. Sekarang ini semua sedang berproses dan berjalan, baik itu pemilihan pengurus, persiapan infrastruktur dan lainnya. Mudah-mudahan bisa sesuai target," jelasnya.
"Kita juga membantu BRK dengan mengkominikasikan perizinan di Jakarta. Insya Allah aap yang kita harapkan bisa berjalan lancar," pungkasnya.
Senada, Dirut BRK Andi Buchari juga mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu jadwal fit and proper test tiga calon pimpinan BRK dari OJK.
"Kami sudah dapat kabar katanya segera. Tapi sampai hari ini kami belum mendapat jadwal pemanggilan untuk fit and proper test," katanya.

Berita Lainnya
Pemuda Desa Teluk Kiambang, Inhil Sukses Raih Peluang Bisnis dari Nira Kelapa
Pemprov Riau Bakal Buat Kebijakan untuk Pemulihan Ekonomi
DPMPSTP Inhil, Terima Kunjungan Kadin Serta Sosialisasi Kepres No 18 Tahun 2022 dan Serahkan MoU
Kadis PMPTSP Inhil, Hadiri Rapat Paripurna Pengunduran diri Bupati HM. Wardan
Harga pinang Kering di Riau Minggu Ini Rp4.425 per Kg
Sambu Group Keluarkan Surat Pemberitahuan Penyesuaian Pembelian Harga Kelapa Berikut Penjelasannya
Sambu Group Raih Penghargaan untuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
Drill Exercise ISPS Code Table Top PT Pulau Sambu di Guntung Tegaskan Keseriusan dan Kesiapan Implementasikan Standar Keamanan Internasional
Semester Pertama Tahun Depan BRK Ditargetkan Sudah Konversi Ke Perbankan Syariah
Disperindag Way Kanan Sidak Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Gunung Kantun
Grand Opening Perumahan Pondok Ruby Osela, Berikan Promo 10 Unit Pertama Free Uang Muka
Raih Penghargaan Indonesia Living Legend Companies 2022, Sambu Group Dedikasikan Untuk Petani Kelapa