Potensi Pertanian Kepri Berorientasi Ekspor
BUALBUAL.com - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad berharap melalui strategi pengembangan pertanian, nilai ekspor di Kepri akan bertambah. Dan akan menjadi penanda bahwa Kepri memiliki peran yang sangat strategis dalam menambah devisa negara melalui bidang ekspor, dan juga turut berkontribusi dalam memelihara pertumbuhan ekonomi nasional.
"Melalui FGD ini saya berharap para eksportir dan pengusaha lebih giat dan bersemangat lagi memasarkan produk pertanian Kepri ke luar negeri" kata Gubernur Ansar saat menjadi keynote speaker pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Potensi Pertanian Kepulauan Riau Berorientasi Ekspor'.
Dalam kesempatan ini Gubernur mengikutinya melalui video conference dari ruang kerjanya di Dompak, Senin (1/11). Adapun acara ini diselenggarakan di Hotel Ria Bintan, Lagoi oleh Kementrian pertanian Badan Karantina Pertanian dengan menghadirkan Kepala Badan Karantina Pertanian Bambang, Konsul Jenderal Singapura Mark Low, dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho.
Gubernur Ansar membuka pemaparannya dengan menyampaikan bahwa Kepri termasuk sebagai salah satu kawasan perbatasan di nusantara yang dapat diandalkan sektor pertaniannya. Meski memiliki luas daratan ± 5 persen, apabila dioptimalkan pengembangan potensi sektor pertaniannya, bukan hanya dapat sekedar memenuhi kebutuhan pasar domestik namun juga pasar internasionall.
"Hal ini didukung dengan letak geografis Kepulauan Riau yang sangat strategis dalam pola perdagangan global yakni berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura.
Melihat kondisi tersebut, Pemprov Kepri memiliki strategi pengembangan pertanian dengan mendorong keberlanjutan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir (Agribisnis) dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan" ungkap Gubernur Ansar.
Terkait ekspor komoditas pertanian, Gubernur Ansar sangat mendukung adanya Program Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
"Gerakan yang dibuat di era revolusi 4.0 inimerupakan bentuk ajakan pemerintah sekaligus menyatukan kekuatan seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir agar bekerja dengan cara yang tidak biasa. Gratieks dapat mempercepat jalannya laju ekspor komoditas pertanian menuju ekosistem pertanian yang modern" ujar Gubernur Ansar.
Selanjutnya menurut Gubernur Ansar, berdasarkan data IQFast (Indonesian Quarantine Full Automation System) Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang Tahun 2021, terdapat beberapa komoditas pertanian yang rutin diekspor ke beberapa negara yaitu Ternak Babi, Karet, dan Produk Olahan Kelapa berupa Santan Kelapa dan Kelapa Parut Kering.
"Dari sektor peternakan, komoditas unggulan yang diekspor berupa ternak babi berasal dari Pulau Bulan, yang merupakan ekspor babi terbesar di Indonesia dengan negara tujuan Singapura. Dari sektor perkebunan, Karet yang diolah di Kabupaten Bintan telah diekspor ke beberapa negara. Disamping itu juga ada Produk Olahan Kelapa berupa Santan Kelapa dan Kelapa Parut Kering" paparnya.
Terakhir Gubernur Ansar menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Badan Karantina Pertanian selaku koordinator program Gratieks dalam menggerakkan, mendorong dan mengawal bersama-sama suksesnya Gratieks di Provinsi Kepri.
"Kami juga siap mendukung penuh Tugas dan Peran Badan Karantina Pertanian yang telah diamanatkan pada UU No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta memberikan segala daya dan upaya demi memajukan sektor pertanian. Pandemi Covid-19 tidak boleh menyurutkan semangat kita dalam memacu pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui ekspor Komoditas Pertanian," tutupnya.

Berita Lainnya
Pegawai PLN UIWRKR Tawarkan Promo Super WOW Langsung ke Rumah Pelanggan
Jangan Sampai Ketinggalan, Yuk Rasakan UMKM Cemilan Unik Banana Bar-Bar Adiba Tembilahan
Turun, Ini Daftar Harga TBS Sawit Periode 25-31 Januari 2023
Peluang Bisnis 10 Macam Jenis Batik Daerah Indragiri Hilir: Keindahan dan Kearifan Budaya Indonesia
Hati-hati! OJK Minta Masyarakat Riau Waspadai Investasi Ilegal Vtube
BRI Perawang Gelar Panen Hadiah Simpedes Periode II Tahun 2023, Nasabah Unit Lubuk Dalam Bawak Pulang Grand Prize I
Juli Tahun 2021, Neraca Perdagangan Riau Surplus 1,36 Miliar Dollar AS
Chan'z Musik Net Selain Harga Terjangkau Alat Musik Berkelas Sultan
Maybank Indonesia Luncurkan Solusi Keuangan Smart dan Fleksibel Maybank Tabungan U & U iB
Bhabinkamtibmas Sungai Bela Hadiri Penyaluran Bansos Non Tunai
Warga Way Kanan Keluhkan Kenaikan Harga Daging Sapi Jelang Lebaran 2022
Cara Mendapatkan Harga Terbaik di EPSON Flagship Store Blibli