Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Warganya Diserang Seekor Buaya, Kades Kelumpang Sambangi 'Ngadu' ke DPKP Inhil
BUALBUAL.com - Seorang warga di desa Kelumpang, Kecamatan GAS, Kabupaten Inhil, bernama Nur Aina (32) diserang seekor buaya saat sedang melakukan aktivitas di sungai.
Akibat dari serangan itu, Nur Aina mendapat luka cukup parah pada bagian lutut sebelah kanan.
Mengetahui hal itu, Kades Kelumpang, Riski Marwira langsung mengadukan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil untuk membicarakan perihal evakuasi buaya.
Bukan tanpa sebab, DPKP Inhil memang hampir tidak pernah gagal dalam menangani hewan buas amfibi di wilayah Kabupaten Inhil, sehingga Kades Kelumpang berharap betul kepada dinas yang kantornya beralamat di Jalan SKB Tembilahan itu turut menangkap buaya yang menyerang warganya.
"Saya harap buaya yang telah menyerang dan meresahkan warga kami itu segera ditangkap dan di evakuasi oleh DPKP Inhil, sebelum ada korban jiwa," harap Riski kepada DPKP Inhil.
Sebelumnya, Kepala DPKP Inhil, Eddiwan Shasby saat dikonfirmasi mengatakan telah lebih dahulu mengetahui peristiwa itu dari salah satu awak media.
"Setelah mendapatkan konfirmasi dari awak media tentang adanya masyarakat yang diserang buaya di Kecamatan GAS, tepatnya di Desa Kelumpang, tadi subuh saya langsung perintahkan Kabid Penyelamatan dan Evakuasi untuk berkoordinasi dengan aparat setempat dalam hal ini kepala desa" ujarnya, Selasa (15/3/2022).
Ia menuturkan, Kades Kelumpang langsung mendatangi kantor DPKP Inhil untuk membicarakan evakuasi buaya yang dimaksud.
"Alhamdulillah, tadi sore Kades Kelumpang datang ke kantor kami untuk membicarakan evakuasi buaya yang sudah meresahkan masyarakatnya. Inshaa Allah besok pagi (Rabu, red) tanggal 16 maret 2022, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Emeegency Medical Service (EMS) DPKP Inhil saya berangkatkan menuju lokasi," papar Eddiwan Shasby.
Ia berharap evakuasi besok bisa berjalan dengan lancar, tidak ada masalah dan kendala berarti.
"Himbauan saya kepada masyarakat, untuk sementara ini mengurangi aktivitas di area sungai tempat kejadian, hingga kami memutuskan bahwa lokasi sudah aman, karena buaya yang menerkam korban masih berkeliaran di lokasi," imbaunya.
Sementara ini belum diketahui secara pasti kronologis penyerangan buaya terhadap warga Desa Kelumpang tersebut.

Berita Lainnya
Akibat Bohlam Meledak, 3 Ruko di Tembilahan Hangus Terbakar
Empat Jurnalis di Sumbar Dianiaya Komplotan Mafia BBM dan Tambang Ilegal, Ketum IWO Desak Kapolri Tangkap Pelaku
Tiga Unit Rumah Petak di Jalan Durian Pekanbaru Terbakar
Adian Dianggap Picu Konflik, Mahasiswa Riau Gelar Aksi Penolakan di Kantor Gubernur
Satwa Liar Ular Piton Mati Terpanggang di Lahan Terbakar di Siak Riau
Berkas Perkara Pemerasan Rencana Pembangunan Ruko Pasar Kamis Dilimpahkan ke JPU Kotabumi
Kayu Akasia di Dalam Kapal Tongkang Terbakar di Sungai Siak
Hari Ini, 7 Warga Tanjungpinang Positif Covid-19 dan 3 Orang Sembuh
Penghulu Pakai Helm dan Jas Hujan saat Nikahkan Warganya Ditengah Corona
Sebesar Kedondong, Warga Rokan Hulu Temukan Benda Diduga Granat
Belum Sempat Jalankan Pekerjaan, Pemilik Excavator Tewas Terjepit di Pulau Kecil Inhil
Massa Aksi Minta Polda Riau Usut Tuntas Kebijakan Bupati Adil Persoalan Penimbunan Sampah di Bibir Pantai Mekong