Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Kepri Diminta Deteksi Dini Penyebaran PMK Hewan Ternak Jelang Idul Adha
BUALBUAL.com - Wahyu Wahyudin Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau meminta Dinas Pertanian, Kehutanan dan Peternakan untuk mendeteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak khususnya sapi dan kambing menjelang idul adha nantinya.
Hal ini diutarakannya baru-baru ini kepada wartawan. Menurutnya, hal ini guna mencegah secara dini virus PMK yang cepat menyebar ke hewan ternak.
"Saya berharap Dinas Pertanian, Kehutanan dan Peternakan melakukan deteksi dini dengan berkolaborasi atau bersinergi bersama Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten dan kota yang ada agar virus PMK pada hewan ternak di Kepri tidak menyebarluaskan," jelas Wahyu Wahyudin.
Menurut politisi PKS ini, peternak-peternak yang ada di Kepri harus juga di edukasi dan dibina.
"Lewat penyuluh peternakan atau penyuluh-penyuluh yang ada di kabupaten dan kota mungkin bisa membantu untuk mengedukasi peternak, intinya kita ingin masalah ini di deteksi dan diantisipasi sejak dini," tutup Wahyu Wahyudin.

Berita Lainnya
Wakil Rektor II Apresiasi Gelaran Vaksin Polda Lampung di Unila
Kadiskes Rahmi Indrasuri Bersama Pj Ketua TP PKK Inhil Hadiri Puncak Peringatan Harganas Ke-31 di Semarang, Jateng
Pasca Dua Minggu Penyuntikan Vaksinasi Covid-19, Aman Tanpa Efek Samping
Gubernur Riau Apresiasi Tenaga Medis dan Petugas Publik Pada Vaksinasi Tahap Kedua
Di Buka Bupati Inhil, Dinkes Inhil Mengelar Sosialisasi Quick Wins Pelayanan Darah dan Launching Gerhana
Cerita Nakes RSUD Puri Husada Tembilahan, dari Berjuang Hingga Tertular Covid-19
Pria Warga Abung Timur Penderita Kanker, Butuh Uluran Tangan
Publikasi Hasil pengukuran Untuk ata Pengukuran Stunting Tingkat Kecamatan Mandah Tahun 2024
Cegah DBD Dinkes Inhil Lakukan Kegiatan Fogging di lingkungan Masyarakat dan Sosialisasi 4M Plus
Maraknya LGBT di Era 4.0 Serta Faktor yang Membentuk Homoseksual
Jubir Covid-19 Riau : Tidak Ada Penambahan Klaster Penularan Covid 19 di Riau
RSUD Mandau Launching Program SIMPONI, Masyarakat Tidak Lagi Antri Menunggu Obat