Ribuan Aksi Unjuk Kasa Kenaikan BBM Berjalan damai Dan Tertib
BUALBUAL.COM (LAMPUNG) Sebanyak 2.072 personel gabungan mengamankan jalannya aksi unjuk rasa kenaikan BBM di depan Kantor DPRD Lampung.
"Jumlah petugas PAM sebanyak 2.072 personel yang terdiri dari TNI-Polri, Dishub, dan Satpol PP," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Kamis(15/9/22).
Dia melanjutkan dalam aksi unjuk rasa damai tersebut, tidak ada korban jiwa baik terdiri dari masyarakat maupun personel gabungan.
"Semua tidak ada korban, termasuk kerusakan pada fasilitas baik pemerintah maupun umum," kata dia.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, lanjut Pandra, Kapolda Irjenpol Akhmad Wiyagus melalui dirinya mengapresiasi para unjuk rasa gabungan lantaran telah menyampaikan aspirasinya dengan damai dan aman serta situasi Kamtibmas relatif kondusif.
Dirinya juga berharap kepada seluruh peserta unjuk rasa bagi yang akan menyampaikan aspirasinya agar tidak melakukan perbuatan anarkis maupun merusak fasilitas yang ada.
"Kita sangat mengapresiasi, kita juga minta kepada adik-adik mahasiswa agar tidak anarkis saat menyampaikan aspirasi. Karena hal itu akan ada sanksinya mulai dari yang kecil seperti pencatatan pada SKCK hingga tindak kriminalitas yang dapat merugikan diri sendiri," kata dia lagi.

Berita Lainnya
Ormas PP dan GRIB Jaya Riau Himbau Jajarannya Jaga Kondusifitas Pasca Polemik di Blora
Siaga I Bendungan Katulampa, Walikota Bogor Minta Warganya Untuk Waspada
Terkuak! Identitas Ahon Warga Sipil yang Beli Nasi Padang Pakai Mobil TNI
8 ABK Kapal Rusak Rute Malaysia-Rohil Selamat, Setelah Terombang-ambing Berjam-jam
Polsek Tanjungpinang Timur Bersama Satpol PP Berikan Teguran Tertulis kepada Pelanggar Protkes
Diduga Curi Aliran Listrik, Pihak PLN Kotabumi Akan Panggil Pihak Dinas Terkait
Diduga Pihak RS Mitra Mulia Husada Lampung Tengah Lalai Tangani Pasien Sehingga Meninggal Dunia
Jangan Sembarangan Buang Puntung Rokok, Bisa Picu Karhutla di Musim Panas
Rumah yang Dijadikan THM di Menggala Ditertibkan Petugas Gabungan
Aktivis Larshen Yunus: Kalau Memang Benar Proyek Pengadaan Tanaman di Dinas PUPR Kota Pekanbaru itu Fiktif, Biarkan APH yang Bekerja
Dalam Waktu Tiga Hari, Polsek Rawa Pitu Terima Dua Pucuk Senpi
Orang Tua Korban Penis Terpotong saat Peristiwa khitanan Massal Berakhir Damai dengan Pihak Klinik