Ajak Kuasai Pasar Sendiri, Yosi: Siap Dampingi UMKM dan Pengurusan Sertifikasi Halal

BUALBUAL.com - Indonesia, adalah pasar paling empuk bagi pasar (produk halal) dunia. Meski mayoritas muslim, tetapi soal produk halal kita masih kalah jauh dengan Brazil dan Australia. Untuk itu, orientasi (menguasai) pasar domestik tidak kalah pentingnya. Itulah wilayah paling bagus untuk pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) kita.
“Ekspor memang bagus, tetapi, menguasai pasar domestik (dalam negeri sendiri), tidak kalah penting. Para pelaku UMKM, sangat potensial untuk merebut kembali pasar sendiri," kata Yosi Agustiawan, warga Kampung Sukatani Desa Cibingbin Kecamatan Bojong dalam sosialisasi Dor to Dor produk halal di rumah pelaku usaha UMKM, Kamis (03/11/22).
Sebagai pendamping produk halal, Yosi menyatakan siap untuk berjalan seiring dengan pelaku UMKM di Desa Cibingbin Kecamatan Bojong Purwakarta banyak pelaku usaha UMKM. “Nah, bisnis seperti ini harus memiliki NIB (nomor induk berusaha) dalam upaya menunjang UMKM naik kelas," ujarnya.
Soal kemasan (packaging), menjadi bagian penting dalam bisnis. “Pemerintah harus bisa mengedukasi pelaku bisnis UMKM maka itu bisa bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM. Kini, pemerintah daerah punya kepedulian tinggi dalam hal tersebut,” tegasnya.
Menurut Yosi, produk UMKM warga Kecamatan Bojong harus bisa bersaing dengan produk luar, baik dalam kualitas mau pun kemasan. Khusus untuk makanan kering, yang tidak langsung di makan, perlu ada sertifikasi halal.
“Ukurannya tidak jlemit (rumit) kok, kami siap mendampinginya,” pungkasnya sambil menunjukkan sejumlah produk.
Berita Lainnya
Bupati Apresiasi Disprindak Inhu Tentang Pengembangan IKM
Berharap PT. LUG Secepatnya Beroperasi, Ini Tanggapan Tokoh Desa Selayar
Gubernur Riau : Tahun 2019 Nilai Ekspor dan Impor Migas Riau Turun
BRI Tembilahan Gelar Panen Hadiah Simpedes Tahap I 2022, Total Hadiah Capai 600 Juta
5 Hari Lakukan Gorong-gorong, Akhirnya Muara Way Biha Bisa Dilalui Perahu Nelayan
Jadi Pusat Wisata Kuliner, Roby Berharap Sektor Prekonomian Masyarakat Bangkit
Petani di Inhil Keluhkan Harga Pinang Turun Drastis, Hanya 600 Perak Perkilogram
Semarak Perayaan Ulang Tahun Sambu Group ke-54
Pemerintah Dinilai Gagap Tangani Corona 'Masyarakat Sudah Mulai Panik'
Dari PDMPTSP Riau, Pemkab Inhil Raih Penghargaan Riau Investment Award 2023
Jaga Ketahanan Pangan, Pj Bupati Bengkalis dan DPP SantanNU Sepakat Bekerjasama
11 Desa di Kepri Teraliri Listrik PLN, Warga Sumringah Biaya Listrik Lebih Murah