Petani Kelapa Inhil Menjerit Harga Kelapa Masih Anjlok, Kadisdagtri : Ikut Prihatin
TEMBILAHAN - Harga kelapa yang tak kunjung membaik di Indragiri Hilir (Inhil) semenjak setahun lalu, membuat masyarakat menjerit.
Apalagi harga kebutuhan bahan pokok sudah semakin tinggi, kian mencekik petani kelapa.
Seperti yang diungkapkan Jailani, salah seorang petani di Kecamatan Kateman. Ia harus mencari penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup, tidak bisa hanya mengandalkan hasil kebun.
"Menjelang masa panen, ya cari kerja dulu di tempat lain. Kadang ada juga yang minta membantu panen di kebunnya sampai selesai penjualan, nanti hasilnya dibagi dua," terangnya.
Dia menjelaskan jika langsung menjual kelapa di pancang PT Sambu Grup di Desa Sungai Simbar, Kecamatan Kateman seharga Rp 1.900 perkilo dan juga nanti ada potongan 3 persen dari total keseluruhan penjualan.
Begitu juga informasi di Kecamatan Gaung dan Pelangiran, harga kelapa jambul masih dibawah Rp 2.000. "Di Lahang Rp 1,600-Rp1.800 dan di Lubuk Kempas tidak jauh beda,"ungkap Hadi.
Menurutnya, jika harga jual kelapa bisa mencapai minimal Rp 2.500 perkilo sudah cukup baik untuk memenuhi kebutuhan hidup bagi petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Inhil Marta Hariyadi ketika dikonfirmasi tidak memberikan penjelasan terkait upaya pemerintah dalam menaikkan harga kelapa, khususnya pembelian dari PT Sambu Grup.
Melalui pesan WhatsApp, pertanyaan wartawan hanya dibalas stiker menangis dan menjawab singkat ikut prihatin atas murahnya harga kelapa.

Berita Lainnya
Kabar Beredar Sekretaris DPRD Pekanbaru Dicopot Walikota!
Diimbau Kembali ke Pancasila dan NKRI,Ini Respons HTI
Posisi Wabup Siak Masih Kosong 'Kita Menunggu' Hendry Munief: Itu Wilayah Komitmen Syamsuar dengan Presiden PKS
Sudah Resmi Bercerai, Ustaz Abdul Somad dan Istrinya
Tim Ahli Tegur Rekanan dan Pengawas, Sidak Dua Proyek di Bengkalis
KPU Inhil Tetapkan Syarat Dukungan Balon Perseorangan Pilkada 2018
Anggota DPRD Inhil Ingatkan RSUD Puri Husada agar Tak Teledor Tangani Pasien
Maju Riau 1: Ini Penjelasan Harris Saat Berkunjung Di Kab Kampar
Ketua DPRD: Pemda Rohil Harus Bayar Hutang Pada Rekanan Kontraktor
Heboh Harga Rokok Rp 50.000, Adi Borong Rokok hingga 220 Bungkus
Wabup Inhil H Syamsuddin Uti Pimpin Upacara HUT KOPRI,HGN dan HUT PGRI Tahun 2018
Akhirnya Menko Darmin RI Menyerah