Biar Gak Nyesel di Akhir Bulan, Ini 7 Tips Hemat dari Gaji UMR yang Wajib Dicoba

BUALBUAL.com - Di tengah naiknya harga kebutuhan pokok dan tekanan ekonomi yang terus meningkat, banyak pekerja dengan penghasilan setara Upah Minimum Regional (UMR) harus memutar otak agar gaji tetap cukup hingga akhir bulan. Meski jumlahnya terbatas, bukan berarti mustahil untuk hidup nyaman dan tetap menabung. Berikut ini 7 tips hemat dari gaji UMR yang patut dicoba agar keuangan tetap sehat dan tidak boncos setiap tanggal tua.
1. Terapkan Rumus 50/30/20
Metode pengelolaan keuangan klasik ini terbukti ampuh. Alokasikan 50 persen dari gaji untuk kebutuhan pokok seperti makan, sewa, listrik, dan transportasi. Lalu 30 persen untuk keinginan seperti hiburan atau nongkrong, dan sisihkan 20 persen untuk tabungan atau dana darurat.
“Langsung pisahkan 20 persen untuk ditabung setelah gajian. Jangan tunggu sisa, karena biasanya tidak akan ada,” husen (27).
2. Belanja Berdasarkan Daftar
Godaan promo dan diskon bisa jadi jebakan. Membuat daftar belanja yang detail sebelum ke pasar atau minimarket bisa membantu menahan diri dari belanja impulsif. Disarankan menggunakan aplikasi catatan agar lebih terorganisir.
3. Pisahkan Rekening Tabungan
Satu cara ampuh agar tidak tergoda memakai tabungan adalah dengan memisahkan rekening. Gunakan rekening berbeda tanpa akses ATM atau mobile banking. Kini banyak bank digital seperti SeaBank atau Blu yang menawarkan bunga harian dan bebas biaya admin.
4. Masak Sendiri, Lebih Irit
Beli makan di luar setiap hari bisa menguras kantong. Dengan memasak sendiri, biaya makan bisa ditekan secara signifikan. Menu sederhana seperti telur dadar, tumis kangkung, dan nasi putih cukup untuk hidup hemat dan sehat.
5. Catat Semua Pengeluaran
Tanpa catatan, uang bisa habis tanpa terasa. Mulai dari parkir seribu hingga kopi lima ribu, semuanya perlu dicatat. Gunakan aplikasi keuangan seperti Money Lover atau Catatan Keuangan Harian untuk memantau arus keluar masuk uang.
6. Pangkas Langganan Tidak Perlu
Langganan digital seperti Netflix, Spotify, atau paket data jumbo perlu ditinjau ulang. Jika tidak digunakan maksimal, lebih baik berhenti berlangganan atau cari versi gratis yang legal.
7. Beli Barang Bekas Berkualitas
Tak semua barang harus baru. Dari baju hingga elektronik, banyak barang second-hand yang masih layak pakai. Pasar daring seperti OLX, Carousell, dan grup Facebook Marketplace bisa jadi pilihan untuk belanja cerdas.
Uang Bukan Soal Jumlah, Tapi Cara Mengelolanya
Memiliki penghasilan UMR bukan berarti tidak bisa menabung atau hidup nyaman. Kuncinya adalah pengelolaan yang bijak dan konsisten. Dengan disiplin menerapkan tips di atas, bukan tidak mungkin bisa memiliki tabungan, dana darurat, bahkan investasi kecil-kecilan.
“Bukan seberapa besar penghasilanmu, tapi bagaimana kamu mengelolanya,” kata seorang pakar keuangan.
Berita Lainnya
Kadis DPMPTSP Inhil Haryono Terima Kunjungan DPMPTSP Pelalawan
Kabijakan Arab Saudi Bikin Harga Sawit di Riau Naik
PT MKW Tawarkan Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji dengan Biaya Terjangkau
Pelaku Usaha di Kecamatan Keritang Terima Sertifikat Halal
Konsistensi KARA Mempertahankan Predikat Top Brand 2022
Nasabah Kecewa, Rekening BRK Syariah Mendadak Diblokir Tanpa Pemberitahuan
Pelangi Plaza Dorong Pelaku UMKM dan UKM Untuk Beraktivitas Kembali di Tengah Pandemi
Kepala OJK Riau : Masyarakat Riau Harus Berhati-hati terhadap Tawaran Investasi
KARA Kembali Raih Indonesia Customer Experience Award Tahun 2024
Kadisbudpar Bintan: Program ACDH, UNAIR Datang ke Pengudang
Cegah Penyebaran Covid-19, Penukaran Uang Jelang Lebaran Tahun Ini Ditiadakan
Potensi Envestasi Bidang Wisata Inhil Yang Perlu di Kembangkan