Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Kelola Uang dengan Baik Mulai Sekarang, Jangan Tunggu Pandemi Berakhir
BUALBUAL.com – Penyebaran virus Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap sektor keuangan. Mengelola keuangan saat pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah masyarakat, karena membutuhkan cara yang berbeda dari yang biasa dilakukan.
Salah satu kontributor penulis The Iconomics yang juga CEO Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication Firsan Nova mengatakan, masyarakat harus melalukan persiapan kecil secara finansial seperti menabung dan melakukan investasi. Hal tersebut dilakukan untuk bisa mempersiapkan skenario keuangan pasca pandemi Covid-19.
Menurutnya, situasi seperti ini masyarakat perlu memperketat pengelolaan uang di tabungan dan sebisa mungkin simpan tabungan tersebut di bank. Disarankan untuk tidak mengambil semua tabungan di bank guna meminimalisasi pengeluaran yang tidak diperlukan.
“Rencanakan dana tabungan untuk bertahan sampai waktu yang lebih panjang sekitar 6 bulan hingga 1 tahun,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (16/5).
Pada masa pandemi ini, lanjutnya, masyarakat Indonesia cenderung lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan dan memilih untuk lebih banyak menyisihkan pendapatannya untuk ditabung.
Data Bank Indonesia menunjukkan, pada Maret rata-rata porsi pendapatan masyarakat yang digunakan untuk konsumsi adalah 69 persen. Turun dibandingkan Februari yaitu 69,2 persen.
Sementara porsi pendapatan yang disisihkan untuk menabung naik dari 18,1 persen menjadi 18,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum masyarakat sudah mengurangi biaya untuk berbelanja dan memilih untuk menabung.
Di sisi lain, melalui pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2020 menjadi Undang-Undang, LPS diberikan beberapa wewenang tambahan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. LPS juga bisa menjamin tabungan milik masyarakat yang disimpan di perbankan akan tetap aman meski di tengah pandemi virus korona.
Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian memaparkan, dalam situasi krisis seperti saat ini, masyarakat sebaiknya tidak membiarkan mentalitas bias mengontrol keputusan mereka. Bersama-sama harus mempersiapkan skenario setelah pandemi Covid-19 ini pulih.
“Pengusaha harus mulai berpikir tentang peluang bisnis kedepannya. Para pegawai kantor sebaiknya memanfaatkan masa-masa ini untuk meningkatkan keterampilan mereka berdasarkan kebutuhan pasar,” tuturnya.
Dalam jangka panjang, pengelolaan keuangan di tengah pandemi juga dapat dilakukan melalui investasi. Terdapat beberapa alternatif pilihan instrumen untuk berinvestasi di tengah pandemi ini, seperti menabung saham dan deposito.
Dengan memilih deposito sebagai instrumen investasi dapat meminimalisir risiko fluktuasi pasar modal. Penyebaran wabah korona membuat sejumlah saham yang potensial memiliki harga jual rendah, hal ini menjadikan momentum yang tepat bagi para investor untuk melakukan pembelian saham yang optimal.
Namun, sebelum melakukan pembelian saham, tinjau portofolio saham dan pastikan saham yang dibeli merupakan saham yang berada dalam sektor yang berpotensi berkembang pasca virus korona mereda.
“Untuk meraih masa depan keuangan yang lebih baik, investor perlu memantau saham secara berkala dan lakukan investasi saham dalam jangka panjang,” ucapnya.
Di sisi lain deposito turut menjadi salah satu pilihan instrumen investasi aman yang dapat dilakukan di tengah pandemi ini. Dengan bunga yang tetap menjadikan keuntungannya menyesuaikan dengan bunga yang dijanjikan oleh bank.

Berita Lainnya
Cegah Keterpurukan Ekonomi, Wabup SU Dorong Kaula Muda Jadi Wirausaha
Harga Karet di Riau Terus Merangkak Naik, Capai Rp 8.526 per Kilogram
JMK Water Kota Tanjungpinang Pilihan Isi Ulang Air yang Higienis, Cek Promonya
Hafizha Sebut Kerupuk Ikan Bintan Sudah Saatnya Menuju Pasar Digital
Harga TBS Sawit Naik Rp20,19 per Kg
DKP Riau Beberkan Tips Cara Merawat Ikan Cupang dan Jenis Penyakitnya
Imbas Wabah Corona! Pasar Sepi Pembeli Omset Pedagang Ikan Anjlok
UMKM Aneka roti dan kue di N ding Bakery Tembilahan
Peluang Bisnis Baru di Tembilahan: Momoyo
Kepala DPMPTSP Inhil Ikuti Sosialisasi dan Penguatan Penerapan MPP di Batam
Polsek Enok Berikan Bantuan Sembako Kepada Keluarga Kurang Mampu Terkena Dampak Covid-19
Telah Hadir SB Reni Fadhila Untuk Masyarakat Inhil, Layani Rute Batam - Tembilahan