Dorong Terciptanya Usaha yang Kondusif, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gelar Koordinasi dan Sinkronisasi di Tempuling
BUALBUAL.com - Dinas Penanaman Modal dan PTSP Menggelar Pelatihan Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang di Aula Kantor Camat Tempuling dan diikuti oleh 40 peserta yang merupakan Pelaku Usaha yang ada di wilayah Kecamatan Tempuling. 03/06/23.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Haryono, S.Hut T, dalam hal ini diwakili Oleh Analis Kebijakan Ahli Madya, Rahman, SE, MT mengatakan maksud diselenggarakannya kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Penanaman Modal melalui Bimbingan Teknis/Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko adalah untuk memberikan pemahaman dan mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi penanaman modal dan penguatan percepatan daya saing perekonomian, serta mempercepat peningkatan Penanaman Modal di Kabuapten Indragiri Hilir.
"Tujuan diselenggarakannya kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pembinaan Pelaksanaan Penanaman Modal melalui Bimbingan Teknis/Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko adalah untuk menghasilkan pemikiran yang strategis dalam memberikan pelayanan dan menyelesaikan permasalahan umum yang dihadapi oleh para pelaku usaha secara positif dalam mendorong peningkatan investasi",ungkap Rahman
"Serta memberikan pemahaman kepada Pelaku Usaha terhadap proses pelayanan perizinan berusaha sesuai dengan Peraturan BKPM No. 4 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal dan Pengawasan Perizinan sesuai dengan Peraturan BKPM No. 5 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui sistem OSS RBA", tuturnya.
Sementara itu Camat Tempuling yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Tempuling Hendriyanto, SE dalam sambutannya mengatakan sangat menyambut baik Pelatihan untuk pelaku usaha ini.
"Kami selaku pemerintah daerah sangat mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan PTSP serta merasa senang untuk dilaksanakannya Bimbingan Teknis/Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko ini", ucap Hendriyanto.
"Untuk para peserta kami berpesan agar mengikuti dan bisa memahami materi-materi yang disampaikan oleh Narasumber yang tentu banyak pengetahuan yang akan didapatkan dari Pelatihan ini", tutupnya.
Lebih lanjut Hendriyanto berharap berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif untuk pelaku usaha yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya untuk Kecamatan Tempuling.
Sebagai informasi tambahan bahwa pada Triwulan I periode Januari s/d Maret 2023 realisasi investasi PMA dan PMDN Kabupaten Indragiri Hilir mencapai angka sebesar Rp. 3,871 Triliun, yang terdiri dari realisasi investasi PMDN sebesar Rp.1,314 Triliun dan realisasi PMA sebesar Rp.2,557 Triliun, jumlah tersebut sudah mencapai 50,61 % dari target yang diberikan oleh Kementerian Investasi/BKPM RI untuk tahun 2023, yaitu sebesar Rp.7,648 Triliun.1 (Adv)

Berita Lainnya
Harga Kelapa Anjlok ke Rp1.800/Kg, Petani Inhil Menjerit dan Minta Pemerintah Turun Tangan
Satu-satunya Bisnis di Tembilahan, Pizza Joeragan t?Tawarkan Rasa Pizza Bintang Lima
Inflasi Riau Tembus 5,30 Persen, Tembilahan Tertinggi 7,32 Persen
Pelangi Plaza Dorong Pelaku UMKM dan UKM Untuk Beraktivitas Kembali di Tengah Pandemi
Pemuda Desa Teluk Kiambang, Inhil Sukses Raih Peluang Bisnis dari Nira Kelapa
Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Bikin Petani Senyum-senyum
Bukan Inhil, Bukan Jambi, Malaysia Bidik Meranti Jadi Pemasok Utama Kelapa Johor Bahru
Timbangan Pabrik Kelapa Sawit, Rugikan Petani Rp1,18 Triliun Per Bulan
22 Juni, Frozen Food Akan Gelar Grand Opening, Ada Diskon Spesial
Sambu Group Keluarkan Surat Pemberitahuan Penyesuaian Pembelian Harga Kelapa Berikut Penjelasannya
Peluang Bisnis UMKM Angkringan di Kota Tembilahan Sangat Menjanjikan
Riau Masih Duduki Pringkat Ke-1 Dengan NTP Tertinggi