Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pertashop Jalan Lintas Barat di Bintan Resmi Beroperasi
BUALBUAL.com - Mulai hari ini (27/11) masyarakat Kabupaten Bintan khususnya warga Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, tidak kesulitan lagi dalam mencari Bahan Bakar Minyak. Pasalnya PT Sarana Anugerah Petra telah menghadirkan Pertashop di Jalan Raya Uban Lintas Barat, Sabtu (27/11).
Peresmian ini dihadiri oleh Direktur PT Sarana Anugerah Petra (Steven), Pimpinan Sarana Group (Edi Susanto), Sales Area Manager Retail Kepulauan Riau PT Pertamina Persero (Fahrizal Imaduddin), Perwakilan Camat Teluk Bintan, Perwakilan Polres Bintan, Bupati Bintan yang diwakili oleh Kabag Perekonomian & Sumber Daya Alam (Asy Syukri, SE), Serta Mantan Danrem 033 WP yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos).
Pertashop merupakan gerai penjualan Pertamina berskala tertentu yang disiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya.
Kehadiran Pertashop ini merupakan wujud dari PT Sarana Anugerah Petra untuk memudahkan masyarakat dalam membeli Bahan Bakar Minyak sehingga masyarakat membeli BBM lebih dekat. BBM yang dihadirkan diantaranya Dexlite dan Pertamax dengan harga terjangkau selain itu akan segera menghadirkan juga penjualan LPG.
Hal ini dikemukan oleh Steven selaku Direktur PT Sarana Anugerah Petra saat peresmian Pertashop, Sabtu (27/11).
“Dengan hadirnya pertashop ini tujuan kita yaitu membuat masyarakat mengisi bensin lebih dekat dengan minyak yang berkualitas serta membangkitkan perekonomian di Kabupaten Bintan,” jelasnya saat menyampaikan sambutan.
Hal senada juga dikatakan oleh Edi Susanto selaku Pimpinan Sarana Group menegaskan bahwa misi perusahaannya mengembangkan UMKM di Kabupaten Bintan.
“Ini merupakan momentum sangat bahagia untuk membangun perekonomian di Bintan, berangkat dari kisah dua tahun lal, kami kesusahan cari kamar mandi dan atm di jalan ini. Akhirnya kami menyadari masyarakat banyak yg belum terjangkau dengan BBM, tidak hanya pertashop tetapi kita juga akan membangun Rest Area. Ditambah lagi kami akan menghadirkan Alfamart dan Indomaret serta stand UMKM untuk warga bintan mulai besok. Itu Visi Misi Perusahaan Kami (untuk mengembangkan UMKM),” tutur Edi dengan rasa bangga.
Selain itu respon positif datang dari Inspektur Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos, yang ikut serta melakukan peresmian dan pemotongan pita, Gabriel mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah membuat Pertashop di kawasan Teluk Bintan ini berdiri.
“Terimakasih Kepada RT/RW/Dusun yang ikut membangun keberadaan pertashop ini. Bahwa kehadiran Pertashop ini merupakan salah satu model bisnis di Republik ini. Ini bukan semata-mata bisnis, tetapi ini kebutuhan bersama. Mari kita nyatakan Pertashop ini milik bersama. Dari sisi Pertahanan ini lah menjadi ketahanan internal masyarakat maupun ketahanan secara utuh,” jelas Gabriel disambut tepuk tangan hadirin.

Berita Lainnya
Cegah Penyebaran Covid-19, Penukaran Uang Jelang Lebaran Tahun Ini Ditiadakan
Ingin Tambah Daya, PLN ULP Tembilahan Berikan Diskon 'Super Wow'
Ayo Buruan! Bulog Tembilahan Sediakan Paket Sembako Murah selama Ramadhan
HIPMI Inhil Dukung Kebijakan Pemerintah Subsidi Harga Minyak Goreng Curah
Sambu Group Genap 58 Tahun: Konsisten Hadirkan Inovasi untuk Kelapa Indonesia yang Berdaya Saing Global
BPS: Tembilahan Alami Inflasi 4,46 Persen, Lampaui Daerah Lain di Riau
Agen Perjalanan Online Kembali Jual Tiket Pesawat per 10 Mei
Menelan Anggaran Milyaran Rupiah, Zainal Arifin Hussein: Dari Pada Bangun Gedung MPP Lebih Baik Perbaiki Kebun Kelapa Masyarakat yang Rusak
Andai 'BUMD' Inhil KIG Sudah Beroperasi, Sambu Stop Sementara Terima Kelapa dari Seluruh Relasi
BPS: Inflasi Tertinggi di Riau Terjadi di Tembilahan, Capai 3,56 Persen
Dalam Rangka Social Distancing, Bhayangkari Polsek Tapung Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Sambu Group Tetap Beroperasi dan Cari Solusi, Di Tengah Ketidakpastian Pasokan Kelapa