Tuntut Pendidikan Gratis
Aksi BEM Unri Memanas! Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat di Kantor Gubri
BUALBUAL.com - Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026) siang, sempat memanas. Massa mahasiswa terlibat aksi saling dorong dengan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.
Aksi dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Ketegangan terjadi setelah mahasiswa menuntut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menemui mereka secara langsung.
Upaya mediasi yang dilakukan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau Boby Rachmat bersama Kepala Satpol PP Riau Sri Sadono ditolak mahasiswa. Mereka bersikukuh hanya ingin menyampaikan aspirasi langsung kepada Plt Gubernur Riau.
Penolakan tersebut kemudian memicu aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat.
Salah seorang orator, Sirajudin Akmal, dalam orasinya mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera melakukan pemerataan pembangunan dan memperbaiki infrastruktur pendidikan.
“Kami meminta Pemprov Riau dapat merealisasikan janji pendidikan gratis 12 tahun yang hingga saat ini belum terpenuhi sepenuhnya,” ujar Sirajudin.
Aksi tersebut digelar Aliansi Mahasiswa UNRI Kritisi Pemprov Riau (AMUK) BEM Universitas Riau. Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama, yakni:
- Mengevaluasi tata kelola APBD Riau yang dinilai tidak transparan dan tidak berpihak kepada rakyat.
- Merealisasikan pendidikan gratis 12 tahun serta memenuhi hak dasar pendidikan.
- Memastikan pemerataan pengalokasian anggaran antardaerah di Riau.
- Menangani kerusakan ekosistem pesisir dan daratan akibat aktivitas industri.
- Memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak dan membahayakan masyarakat.
Mahasiswa menilai persoalan tersebut mencerminkan adanya krisis tata kelola pemerintahan serta pengabaian terhadap hak-hak dasar masyarakat Riau.
Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlangsung di depan Kantor Gubernur Riau. Aparat gabungan TNI-Polri bersama Satpol PP masih melakukan pengamanan di lokasi.
Sementara itu, Pemprov Riau belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

Berita Lainnya
Masri M Syari’ah Dituding Tak Sesuai Syariat dalam Perlakuan ke Pekerja
Dua Polisi Dumai Dipecat, Satu Terlibat Narkoba dan Satu Mangkir 39 Hari
Aktivis Larshen Yunus Temui Tokoh Masyarakat Riau, Fajar MS: Beliau ini Murni Berjuang Melawan Korupsi
Dugaan Keracunan di Dalam Mobil Avanza, Bocah 9 Tahun Meninggal Usai Terjebak Banjir di Rohul
Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Kuantan Mudik Dilanda Banjir
Tanggapi Pernyataan Ketua FKPMR, Saud Marganda: Fikiran Kolot Tidak Layak Diumbar
Akan Lakukan Pertemuan dengan Bea dan Cukai, Rombongan Keluarga H Permata Tiba di Karimun
Seorang Ayah di Kecamatan Mandah Tega Cabuli Anaknya Sendiri yang Masih Berusia 13 Tahun
Kotabumi Bettah Kok Masih Padam, Ini Kata Sekdakab Lampung Utara
Dalam Sepekan, 6.309 Pelanggar Protkes Terjaring Operasi Yustisi di Rohul
Mahasiswa Inhil-Jogja Bersatu, Siap Gugat Perda Ketertiban Umum
Proyek 2024 Tunda Bayar! Pengusaha di Riau Jual Truk dan Ekskavator untuk Bertahan