Kotabumi Bettah Kok Masih Padam, Ini Kata Sekdakab Lampung Utara
BUALBUAL.com - Menyoroti taman kota bunderan Tugu Payan Mas Kotabumi seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kabupaten. Dengan adanya tata ruang kota terbuka agar tampak indah, nyaman, dan aman. Sehingga menjadi salah satu tempat tujuan wisata warga Lampung Utara.
Setiap malam banyak sekali pedagang kekinian disana sehingga banyak pengunjungnya dan bersantai ria di taman yang berselogan KOTABUMI BETTAH (Bersih, Elok, Takwa, Tertib dan Aman Hidup)
Tapi sayang beberapa waktu ini selogan motto yang bertuliskan KOTABUMI BETTAH lampunya padam sehingga warga netizen yang berkunjung banyak yang berkomentar sangat disayangkan selfi di taman ini sangat gelap gulita, sehingga tampak menyeramkan.
Dari berita yang diterbitkan media bualbual.com tanggal (15/1/2022) yang lalu yang berjudul "seram lampu motto Kotabumi bettah mati, warga luar kota sangat menyayangkan" langsung direspon Sekda kabupaten Lampung Utara Drs.H Lekok. M.M melalui pesan WhatsApp.
"Sedang dalam proses perbaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya singkat, Senin (17/01/2022).
Saat media bualbual.com mencoba konfirmasi pada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tommy Suciadi melalui pesan WhatsApp tidak ada respon.
Hingga malam ini pun selogan motto bertuliskan KOTABUMI BETTAH di taman Tugu Payan Mas pun masih mati.

Berita Lainnya
Dihantam Angin Kencang, Pasar di Kuala Selat Kateman Ambruk
Kantor Bea dan Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 18,7 Milyar
Tragis! Kecelakaan di Rengat-Tembilahan, Pelajar Tewas Ditempat, Sopir Travel Jadi Tersangka
PN Pelalawan Gelar Sidang di Tempat Terkait Sengketa Lahan HTI PT Arara Abadi di Desa Palas
AMUK Murka di Ekspos ATR/BPN, Andi Irawan: HGU Bermasalah dan Petani Ditindas
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait Tutup Usia
Krisis BBM Meluas! Pekanbaru hingga Kampar Dikepung Antrean Panjang
Tak Mau Lagi Menunggu! Puluhan Eks Karyawan Riau Pos Grup Resmi Somasi Perusahaan
Remaja di Tembilahan Ini Hampir Saja Menjadi Korban Pembegalan
PWI Pusat Cabut KTA Lima Anggota Bengkalis, Alfisnardo Ditunjuk Sebagai Pelaksana Tugas Ketua
Ketua kelompok Tani Melayu Maju Bersama di Pangil oleh polres Rohil, Apa Masalahnya?
Penolakan Gelar Adat oleh SF Hariyanto Dinilai Lukai Marwah Melayu